SuaraJogja.id - Mulai hari ini, Rabu (22/9/2021) hingga Sabtu (25/9/2021) mendatang, ratusan tenaga kesehatan (nakes) TNI AU siap melayani warga masyarakat provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang belum mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua.
Tenaga kesehatan tersebut, berasal dari sejumlah personel kesehatan jajaran TNI AU, baik satuan yang ada di provinsi Yogyakarta maupun personel kesehatan TNI AU yang didatangkan langsung dari Jakarta.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan, serbuan vaksinasi ini menyasar warga Yogyakarta yang belum mendapatkan vaksin dosis kedua.
"Serbuan Vaksinasi tahap kedua ini, kita khususkan bagi warga masyarakat yang belum divaksin dosis kedua. Sebanyak 115 tenaga kesehatan siap melayani warga di dua tempat vaksinasi, yaitu di Lapangan Terbang (Lapter) Gading, Wonosari, Gunung Kidul dan di Yogyakarta Internasional Airport," ujar Marsma Indan seperti rilis yang diterima SuaraJogja.id, Rabu (22/9/2021).
Selama empat hari pelaksanaan, TNI AU menargetkan 26.000 dosis vaksin di dua tempat tersebut.
"Bagi warga masyarakat yang belum mendapatkan vaksin dosis kedua,, silahkan datang ke lokasi vaksinasi," himbau Marsma Indan.
Sementara, Pangkosekhanudnas 1 Marsma TNI Djoko Tjahjono selaku pengawas kegiatan di YIA menyampaikan, serbuan vaksinasi ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian program pemerintah dalam penanganan Covid-19. Hal ini disampaikan Pangkosekhanudnas 1 saat meninjau vaksinasi di YIA dan di lapangan Terbang Gading.
Pada saat bersamaan, Danlanud Adi Sutjipto, Marsma TNI M. Yani Amirullah saat meninjau vaksinasi di lapangan terbang Gading mengatakan, pihaknya menyiapkan 25 kendaraan untuk antar jemput warga ke lokasi vaksin. Danlanud Adi juga mengajak warga untuk memiliki aplikasi Peduli Lindungi di gawainya.
Tampak hadir pada saat serbuan vaksinasi di Yogyakarta, Kasubdis Yankes Diskesau Kolonel Kes dr. M. Roikhan Harowi, Sp THT-KL., M.Kes., dan sejumlah pejabat TNI AU serta pejabat pemda setempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman: Jejak Digital Seret Tersangka Baru
-
Ancaman BBM Naik Akibat Perang, Kurir Paket dan Ojol di Yogyakarta Kian Terhimpit
-
UGM-Bank Mandiri Taspen Lanjutkan Kemitraan, Siapkan Talenta Muda dan Literasi Pensiun
-
BRI Umumkan Dividen Rp52,1 Triliun, Didukung Laba Rp56,65 Triliun
-
BRI Group Buka Pegadaian di Timor Leste, Perluas Layanan UMi