Ilustrasi bau. (Shutterstock)
Jika Anda ingin menggunakan bahan ini, bunga yang bisa menggantikan bau tak sedap dengan aroma wangi antara lain bunga mawar, bunga melati, bunga lili, dan sebagainya. Namun ingat, Anda hanya bisa memakai bunga segar, sehingga harus rajin-rajin pula mengganti yang layu.
5. Lilin aromaterapi
Jika aroma wangi saja tak cukup, Anda bisa memakai lilin aromaterapi untuk mengusir bau tak sedap.
Sebab, aroma yang dikeluarkan lilin tak biasa ini bisa juga lo, memberikan efek positif bagi tubuh dan pikiran Anda, sehingga Anda akan merasakan relaksasi dan juga kesegaran.
Berita Terkait
-
4 Tips Tubuh Selalu Wangi, Salah Satunya Jaga Asupan
-
Mudah Dilakukan, Simak 6 Cara Usir Bau Tak Sedap di Rumah Berikut Ini
-
4 Cara Mudah Hilangkan Bau Tak Sedap pada Tumbler, Manfaatkan Baking Soda hingga Cuka
-
Muncul Bau Tidak Sedap dan Terasa Gatal di Selangkangan Lelaki, Apa Ya Penyebabnya?
-
3 Cara Membuat Pengharum Alami Kamar Tidur, Simpel Banget!
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Pasien Rumah Sakit di Bantul Ditangkap Polisi Usai Lecehkan Perawat
-
Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi
-
Bukan Aksi Sepihak, Forum Kebangsaan DIY Klaim Penurunan Foto Gibran Dipelopori Anggota Dewan
-
Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara
-
Tukang Cukur hingga Warteg Kena Pajak, Sultan Sebut Seperti Zaman VOC