SuaraJogja.id - Seorang pria yang kesehariannya menjadi badut di pinggir jalanan wilayah Yogyakarta perlu diacungi jempol. Penghasilannya yang ditaksir rata-rata Rp20 ribu per hari, masih bisa ia sisihkan untuk membantu Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).
Melalui cerita yang dibagikan pengguna akun Instagram @ketimbang.ngemis.yogyakarta, Jumat (24/9/2021), pria bernama Rinno tersebut sudah membantu ODGJ yang berdomisili di Kota Pelajar.
“Hari ini kita akan berbagi cerita tentang Pak Rinno, seorang yang berprofesi sebagai badut jalanan namun memiliki hati yang sangat mulia. Penasaran gimana kisahnya?,” tulis akun tersebut mengawali ceritanya.
Rinno, sudah cukup lama membantu ODGJ-ODGJ yang berada di Jogja. Bahkan dari kisah yang dibagikan, Rinno mengabdikan hidupnya selain untuk keluarga juga untuk orang dengan gangguan kejiwaan.
Baca Juga: Soroti Teror Terhadap LBH Yogyakarta, Kriminolog UGM: Pelaku Ingin Tunjukkan Eksistensinya
“Tidak perlu kaya dan banyak uang untuk membantu orang lain. Pak Rinno, pria yang berprofesi sebagai badut jalanan tulus membantu memenuhi kebutuhan orang ODGJ dan kaum dhuafa yang berada di Jogja,” tulis akun tersebut.
Dalam mencari uang, Rinno menghibur pengguna jalan yang melintas di sejumlah titik wilayah Yogyakarta, dengan rata-rata penghasilan Rp20 ribu tiap hari. Uang tersebut ia sisihkan untuk menafkahi istri dan anaknya, lalu sebagian untuk membantu ODGJ.
“Saking pedulinya pernah suatu hari, Pak Rinno menggadaikan harta bendanya untuk memenuhi kebutuhan panti (tempat ODGJ tinggal),” tulisnya.
Aksi sosialnya itu tidak sepenuhnya mendapat tanggapan baik. Rinno tak jarang mendapat cibiran bahkan diremehkan karena keputusannya membantu ODGJ dan dhuafa.
Namun begitu, Rinno tak terlalu mengambil pusing tanggapan miring dari orang lain. Bahkan hal itu menjadi penyulut semangat dia untuk terus membantu sesama.
Baca Juga: Heboh Gerombolan Ikan Teri Serbu Pantai Selatan Yogyakarta, Ada Apa?
“Berbagi itu ga ada ruginya dan ga bikin kita jadi miskin. Saya senang berbagi,” ujar Rinno di penggalan feed yang ada di akun tersebut.
Berita Terkait
-
Daop 6 Yogyakarta Prediksi Puncak Arus Balik Mudik Lebaran Gunakan Kereta pada Minggu H+6
-
Harga Tiket Masuk Candi Borobudur 2025, Lengkap dengan Cara Belinya Lewat Online!
-
Stasiun Jogja Diserbu Pemudik: Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Besok!
-
Peringatan Dini Tsunami di Underpass Bandara YIA, BNPB: Supaya Masyarakat Waspada, Bukan Menakuti
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Uang Rp20 Ribu di Jakarta dan Yogyakarta
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo