SuaraJogja.id - Polsek Kasihan menangkap Angky Wicaksana (24) warga Gampingan WB 1/766 RT 47/RW 10, Kalurahan Pakuncen, Kemantren Wirobrajan, Kota Jogja. Pasalnya, pemuda itu mengaku sebagai polisi dan melakukan pemerasan terhadap Saiful dan Fandio (17).
Kejadian ini bermula pada Minggu (12/9/2021) sekira pukul 02.00 WIB di warung milik Saiful di Padukuhan Soragan, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul. Saat itu korban sedang berada di warung lalu datang seorang laki-laki mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam berpelat nomor AB 3598 AO.
"Pelaku berhenti di depan warung kemudian turun dan mengaku sebagai polisi selanjutnya meminta ponsel milik Saiful dan Fandio," kata Kanit Reskrim Polsek Kasihan Iptu Madiono, dikonfirmasi SuaraJogja.id, Kamis (30/9/2021).
Bahkan, pelaku menyuruh mereka untuk jalan jongkok ke arah selatan dengan dalil dilakukan pemeriksaan. Namun, pada saat mereka jalan jongkok, pelaku langsung meninggalkan warung.
"Dia membawa kabur ponsel merek Vivo seri Y30i milik pelapor dan Xiaomi seri MiA2," terangya.
Akibat aksi pemerasan itu, kedua korban mengalami kerugian sebesar Rp4,2 juta. Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasihan.
"Atas kejadian tersebut kami berhasil menangkap pelaku di Jalan Wates depan SPBU Kadipiro pada Selasa (28/9/2021) pukul 21.30 WIB," katanya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita satu buah senjata airsoft gun yang dipakai saat beraksi. Namun, senjata itu tidak ditembakkan.
"Senjatanya cuma untuk membuat korban takut saja," tambahnya.
Baca Juga: Soal Oknum Jaksa Peras Kadishub Cilegon, Kajari: Kalau Ada Saya Periksa dan Lapokan
Berita Terkait
-
Soal Oknum Jaksa Peras Kadishub Cilegon, Kajari: Kalau Ada Saya Periksa dan Lapokan
-
Tembak Teman Sendiri, Pria di Medan Diciduk Polisi
-
Ngaku Perwira Polisi-Peras Warga Puluhan Juta, Pedagang Sayur Ditangkap
-
Tukang Sayur Diciduk Gara-gara Nyamar Jadi Polisi dan Peras Warga
-
Viral Oknum Satpam Diduga Peras Warga Kembangan, Polisi Periksa 16 Saksi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan