SuaraJogja.id - Jajaran Polsek Ngemplak, Sleman mencokok dua pelaku dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan.
Kapolsek Ngemplak AKP Endar Isnianto menjelaskan, dua orang terduga pelaku itu masing-masing yakni R (23) warga Jogokaryan MJ III / 575 RT 38 RW 10, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja. Satu pelaku lagi yaitu APA (23) warga Purwobinangun 003 /012, Kalurahan Bimomartani, Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman.
Endar mengungkapkan, para pelaku ditangkap lewat penyelidikan dengan mengumpulkan informasi serta rekaman sirkuit kamera tersembunyi di sekitar TKP serta jalan yang dilalui oleh pelaku.
"Kami mendapatkan informasi tentang kendaraan yang digunakan dan ciri-ciri pelaku," ujarnya, Kamis (30/9/2021).
Ia menyebutkan, tersangka APA ditangkap di Manisrenggo, Klaten, Jawa Tengah. Sedangkan tersangka R ditangkap oleh jajaran Polsek Imogiri atas kasus lain.
Dari tangan pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam milik korban dan dua unit motor matik. Satu di antaranya sudah diganti nomor pelatnya.
Kejadian bermula saat korban Jalu Agus (15), warga Kalurahan Madurejo, Kapanewon Prambanan sedang dalam perjalanan pulang dari rumah temannya di Prambanan. Ia bermaksud menjemput kakaknya di pondok Wonolelo 1, Widodomartani, Ngemplak.
Saat melintas di Rogobangsan, Ngemplak, korban mendahului pengendara sepeda motor yang tak lain adalah pelaku --berboncengan--. Tetiba, korban dikejar oleh para pelaku.
"Sampai di lokasi kejadian, tepatnya di depan sebuah PAUD di Jalan Jangkang, korban di pepet. Sepeda motor diambil alih oleh pelaku, korban diboncengkan oleh salah satu pelaku sedangkan pelaku yang lain berbalik arah," terang Endar.
Baca Juga: Perampok Lansia di Penjaringan Ditangkap, Korban Sempat Dipukul dan Tangan Diikat
Sampai di sebuah bulak persawahan, korban dipukul dan ditinggal pergi oleh pelaku yang membawa serta sepeda motor dan telepon genggam milik korban.
Atas perbuatan mereka, keduanya diancam sangkaan pasal 365 juncto UU Perlindungan Anak.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Perampok Lansia di Penjaringan Ditangkap, Korban Sempat Dipukul dan Tangan Diikat
-
Usai Merampok di Jambi, Dua Warga Sumsel Ini Kabur ke Musi Banyuasin
-
Aksi Perampok Modus Penagih Utang di Medan, Bilang Motor Belum Bayar!
-
GEGER! Karyawan Indomaret di Serang Ditembak Perampok, Pelaku Beraksi Saat Salat Jumat
-
Korban Penembakan Perampok Toko Emas di Medan Mengungsi di Rumah Tetangga
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat