SuaraJogja.id - Pantai Gunung Kidul. Pantai Gunung Kidul, Yogyakarta memiliki pemandangan yang menakjubkan dan berpasir putih.
Kabupaten Gunung Kidul memang surganya bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata pantai di Pulau Jawa. Pantai di Gunung Kidul sangat nyaman untuk dijadikan tempat liburan bersama kawan maupun keluarga.
Suasana desa yang asri, ditambah ombak yang tak terlalu besar, membuat pantai-pantai tersebut mirip suasana di Bali. Perjalanan menuju pantai di Gunung Kidul memang lebih jauh, bila ditempuh dari Yogyakarta. Namun, keadaan itu justru membuat wisatawan yang datang tak membludak.
Kebanyakan wisatawan pilih menghabiskan waktu dengan menikmati pantai di wilayah Bantul, seperti Parangtritis atau Depok. Pantai pun menjadi lebih nyaman untuk refreshing, karena tak terlalu padat.
Pantai Indrayanti atau dalam nama resminya Pantai Pulang Syawal, menjadi yang paling dikenal. Namun, pantai-pantai lain sejatinya memiliki pesona yang menakjubkan, dengan berbagai keunggulannya.
Berikut delapan pantai yang bisa menjadi opsi ketika sedang berlibur di pantai Gunung Kidul.
1. Pantai Siung
Bila anda hanya ingin mengunjungi satu atau dua pantai Gunung Kidul, Siung bisa menjadi prioritas. Pantai Siung bisa dibilang merupakan salah satu pantai terindah yang ada di Yogyakarta.
Pantai ini terjaga kebersihannya, serta memiliki pasir pantai berwarna putih. Akses jalannya langsung menghubungkan ke tepi pantai. Dengan begitu, para pengunjung tak perlu berlelah-lelah jalan dari parkiran menuju pantai.
Baca Juga: Warna-warni Gemellis: Seragam Medis Produksi Lokal Penuh Gaya
Letaknya ada di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus. Selain garis pantai, lokasi ini turut digunakan sebagai arena panjat tebing. Para pengunjung pun bisa naik ke bukit di sisi timur jika ingin melihat hamparan laut serta Pantai Siung dari atas.
Meski sangat indah, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Pantai Siung tak seramai Parangtritis atau pun Indrayanti. Pantai ini pun bisa dinikmati dengan nyaman.
2. Pantai Sadranan
Pantai Sadranan menjadi salah satu pantai yang cukup ramai dikunjungi ketika akhir pekan atau libur panjang. Pantai ini memancarkan keindahan lewat pasir putih dan ombaknya yang tak terlalu besar.
Pantai Sadranan seiring berjalannya waktu juga menjadi lokasi snorkeling di Gunung Kidul. Pengelola menyediakan peralatan snorkeling yang bisa disewa dengan harga terjangkau.
Namun, Pantai Sadranan tak sekadar jadi lokasi wisata. Masyarakat juga menjadikan pantai ini untuk kegiatan bersifat religi. Ritual sedekah laut biasa dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur pada sang pencipta atas hasil laut yang melimpah.
Tag
Berita Terkait
-
Muncul Postingan Nobar Derbi Mataram, Satpol PP Langsung Terjunkan Petugas, Ini Hasilnya
-
Kurang Hati-hati, Perempuan Ini Terluka Parah Usai Tabrak Tiang Rambu
-
Dies Natalis ke-39 Universitas Widya Mataram: Antisipasi Kerugian Pembelajaran Pascacovid
-
8 Makanan Khas Yogyakarta, dari Gudeg, Mangut Lele, Oseng Salak Pondoh, Semua Enak!
-
8 Wisata Yogyakarta Terbaik, dari Bukit Ratu Boko hingga Puncak Kosakora
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi