Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Masjid Agung Demak, akhir abad ke-19 (Tropenmuseum)

SuaraJogja.id - Sejarah Kerajaan Demak. Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Jawa. Berdirinya Kerajaan Demak karena runtuhnya Kerajaan Majapahit pada abad-15 dan didirikan oleh Raden Patah.

Di masa pemerintahan Raden Patah, Kerajaan Demak berhasil dalam bidang pertahanan, perluasan kerajaan. Raden Patah juga bermusyawarah dengan ulama yang menjadi keberhasilannya dalam memimpin Kerajaan Demak.

Masa pemerintahan Raden Patah berakhir pada 1518 karena wafat. Kemudian, Kerajaan Demak diambil alih oleh anaknya, Pati Unus. Kemudian Kerajaan Islam pertama ini dipimpin oleh Sultan Trenggana, Sunan Prawoto (Raden Mukmin), Arya Penangsang.

Masa kejayaan Kerajaan Demak berada di masa pemerintahan Sultan Trenggana. Saat itu Kerajaan Demak berhasil menguasai beberapa daerah dan berhasil mengusir pasukan Portugis di tahun 1527.

Baca Juga: Viral Video Pencuri HP di Gresik Bonyok Dihajar Massa Setelah Duel dengan Korban

Kerajaan Demak mulai mengalami keruntuhan di masa pemerintahan Raden Mukmin. Namun pada 1554, Raden Mukmin wafat karena dibunuh oleh Arya Penangsang.

Setelah itu, Arya Penangsang diangkat menjadi pimpinan selanjutnya. Namun, akibat perbuatannya, pemimpin terakhir Kerajaan Demak ini tidak disukai oleh adipati sehingga menimbulkan pemberontakan.

Kerajaan Demak berakhir saat wafatnya Arya Penangsang saat terjadi pemberontakan oleh Adipati Joko Tingkir dan memindahkan pusat pemerintahan ke Pajang.

Kerajaan Islam yang berdiri pada 1467 memiliki beberapa peninggalan sejarah, antara lain:

Masjid Agung Demak

Baca Juga: PON Papua: Singkirkan Jatim, Jabar Maju ke Final Basket 3x3 Putra

Masjid tertua di Indonesia ini terletak di Desa Kauman, Demak, Jawa Tengah. Masjid Agung Demak didirikan oleh Raden Fattah, Raja Pertama dari Kerajaan Demak. Bangunannya memiliki bentuk bujur sangkar dan atap yang berbentuk limas segi empat bersusun tiga yang biasa dikatakan dengan atap Tumpang.

Load More