SuaraJogja.id - Peristiwa tabrak lari terjadi di Jalan Gedongan-Klangon tepatnya di Bulak Klampus, Kalurahan Sumberrahayu, Moyudan, Sleman pada Selasa (19/10/2021) sekitar pukul 21.00 WIB. Satu orang dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian ini.
Kapolsek Moyudan Kompol Darban mengatakan bahwa peristiwa tabrak lari itu melibatkan satu mobil dan satu motor. Korban meninggal sendiri diketahui merupakan perempuan pengendara sepeda motor warga Sedayu, Bantul.
"Korban mengalami luka pada kepala pecah, tulang kedua kaki patah, dan meninggal di lokasi kejadian," kata Darban saat dikonfirmasi awak media, Rabu (20/10/2021).
Dijelaskan Darban, kecelakaan itu terjadi antara mobil Daihatsu Xenia warna silver bernomor polisi B 1474 UFK dengan sepeda motor honda Vario bernomor polisi AB 3507 DB.
Peristiwa itu bermula ketika pengendara sepeda motor melaju dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang. Pada saat bersamaan sebuah mobil datang dari arah berlawanan.
Akibat cuaca saat itu yang diktehaui tengah hujan cukup deras membuat jarak pandang kedua pengendara terbatas. Sehingga benturan antara motor dan mobil itu tidak terhindarkan.
Benturan yang terjadi cukup keras mengakibatkan sepeda motor milik korban mengalami kerusakan cukup parah pada body depan. Sementara untuk mobil justru melarikan diri dan diketahui juga mengalami kerusakan di bagian depan.
"Usai menabrak korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian, pengemudi mobil justru melarikan diri dengan membawa mobil yang dikemudikannya. Untuk selanjutnya yang menangani dari Polres Sleman," tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kanit Lantas Polres Sleman AKP Anang Tri Novian menuturkan mobil yang diduga terlibat dalam tabrak lari itu telah ditemukan di sekitar SPBU daerah Kadipiro. Saat ini pencarian pengemudi mobil itu masib terus dilakukan.
Baca Juga: Jalan Kaki di Tol Sedyatmo hingga Tewas Tertabrak Taksi Online, Linda Diduga Depresi
"Hingga sementara ini masih dalam penanganan petugas," kata Anang.
Berita Terkait
-
Jalan Kaki di Tol Sedyatmo hingga Tewas Tertabrak Taksi Online, Linda Diduga Depresi
-
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Tabrak Lari Wanita di Tol Sedyatmo
-
Minibus Kabur usai Tabrak Satu Keluarga di Kemayoran, Sopirnya Kini Diburu Polisi
-
Polisi Ungkap Penemuan Mayat Linda di Tol Bandara Soetta, Diduga Korban Tabrak Lari
-
Viral, Ditabrak Dari Samping oleh Pengendara Motor Lain, Kaki Wanita Ini Auto Bengkok
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana