SuaraJogja.id - Cristiano Ronaldo tampaknya harus merelakan lapangan tenis miliknya yang berada di rumahnya di Portugal. Ia dikabarkan membangun lapangan tenis ilegal dan menyalahi aturan.
Berdasarkan laporan The Sun pada Rabu (27/10/2021), Cristiano Ronaldo telah membangun sebuah lapangan tenis dan gazebo di rumahnya, Portugal. Sejatinya, dia sudah mengajukan izin untuk mendirikan bangungan, tapi ada yang berdiri di luar tanahnya.
Kepala Otoritas lokal Terras de Bouri yang bernama Mr Tibo mengkonfirmasi hal itu. Dia menyebut Ronaldo membangun bangunan yang ilegal dan menyalahi aturan.
"Ronaldo mengajukan proyek kepada kami untuk persetujuan dan akhirnya membangun properti yang dilesensikan di arena di mana dia memiliki izin untuk membangun," ucap Mr Tibo.
"Tapi dia juga membangun di luar area yang diizinkan, meskipun kita tidak membicarakan sesuatu yang signifikan, itu tindakan legal," imbuhnya.
Imbasnya, Ronaldo harus membangun properti yang sudah didirikan di rumah seharga 2,3 juta poundsterling (sekitar Rp44 miliar). Megabingtang Manchester United tersebut diberi waktu hingga Maret 2022 mendatang.
Terlepas dari itu, Ronaldo sedang menjalani masa yang tidak stabil bersama Manchester United. Sebab, The Red Devils baru mengalami kekalahan telak dari Liverpool 0-5 di Liga Inggris.
Situasi itu membuat Ole Gunnar Solskjaer semakin tertekan, meski bakal diberi kesempatan hingga laga melawan Tottenham Hotspur.
Akan tetapi, posisi Solskjaer berada di ujung tanduk jika gagal meraih kemenangan. Muncul rumor bahwa Antonio Conte bakal ditunjuk sebagai suksesor, tapi Ronaldo disebut tak setuju jika eks pelatih Chelsea itu menangani Manchester United.
Baca Juga: Habiskan Rp6 Triliun untuk Beli Pemain, Manchester United Besutan Ole Tak Juga Menakutkan
Berita Terkait
-
Habiskan Rp6 Triliun untuk Beli Pemain, Manchester United Besutan Ole Tak Juga Menakutkan
-
Terjebak Pinjol Ilegal Rp19 Juta, Seorang Mahasiswa Kena Teror dan Ancaman
-
Kisah Mahasiswa Terjerat Pinjol Ilegal, Pinjam Rp 1 Juta Malah Berbunga Jadi Rp 19 Juta
-
Sri Mulyani Sebut Pinjol Ilegal Bikin Sengsara Rakyat
-
Top 5 SuaraJakarta: Anies Digugat hingga Sanksi Tilang Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural