SuaraJogja.id - Untuk kalian yang cita-citanya jadi atlet lompat jauh, kalian perlu tahu cara mendarat yang benar dalam lompat jauh. Sebab lompat jauh salah satu cabang olahraga atletik yang menggunakan kecepatan, kelincahan, dan kekuatan untuk melemparkan seluruh tubuhnya dari papan tolakan.
Dengan tahu cara mendarat yang benar dalam lompat jauh, maka Anda tidak akan jatuh. Lompat jauh ini punya 4 gerakan.
Berikut gerakan lompat jauh hingga mendarat dengan benar:
- Awalan
- Tolakan
- Sikap melayang
- Serta pendaratan.
Masing-masing gerakan mempengaruhi pencapaian atlet lompat jauh saat memperoleh giliran di lintasan.
Agar bisa mendarat dan mencetak jarak sejauh mungkin saat melakukan lompatan, tentunya atlet lompat jauh harus menggunakan teknik pendaratan yang baik dan benar.
Cara mendarat yang benar dalam lompat jauh melansir dari BrianMac Sports Coach yaitu terletak pada keseimbangan tubuh seorang pelompat ketika menginjak titik pendaratan pada area sandbox.
Cara Pendaratan Lompat Jauh
Cara mendarat yang benar dalam lompat jauh yaitu saat posisi tumit atau kaki fokus sejajar, dan melompat sejauh mungkin dari area titik tolakan.
Adapun teknik pendaratan yang benar saat melakukan lompatan yakni posisi kedua kaki lurus, lalu dorong telapak kaki dan tumit ke arah depan sampai pinggul terangkat.
Baca Juga: Alex Quinonez, Atlet Olimpiade yang Meninggal Tragis di Jalanan
Teknik seperti ini membantu tubuh agar condong ke depan sejalan dengan laju si pelompat, yang mana teknis ini hanya dapat dilakukan saat posisi si pelompat sudah di area sandbox.
Disarankan posisi tubuh yang condong ke arah depan dilakukan saat mendarat.
Sebab, jika si pelompat menginjak area sandbox dengan posisi tubuh ke belakang dari titik lompatan, peluang si pelompat mencetak jarak lompatan terjauh cenderung kecil.
Misalnya, jauh jika tangan si pelompat jatuh ke arah belakang saat melakukan pendaratan, itu artinya dihitung mulai dari titik tolakan hingga titik terjatuhnya tangan si pelompat
Oleh karena itu, teknik mendarat lompat jauh di area sandbox saat melalukan lompat jauh harus seragam, meskipun menggunakan gaya awalan dan gaya melayang yang berbeda.
(Ulil Azmi)
Berita Terkait
-
Resmi Berstandar Dunia, Mangkunegaran Run 2026 Bakal Guncang Solo
-
World Athletics Luncurkan Kejuaraan Dunia Maraton sebagai Ajang Mandiri Mulai 2030
-
Atletik Indonesia: Zohri dan Odekta Awali Musim di Kejuaraan Asia Indoor 2026
-
ASEAN Para Games 2025: Para Atletik Indonesia Tak Terbebani Target 25 Emas
-
2.188 Atlet Ikut Kejuaraan Atletik di Kudus, Jadi Wadah PB PASI Dorong Regenerasi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat