Pendahuluan
Ekonomi kerakyatan merupakan kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh banyak rakyat. Dalam sektor pertanian, kegiatan ekonomi rakyat ini dimaksudkan seperti kegiatan ekonomi peternak, petani atau nelayan kecil. Kegiatannya bukan merupakan perkebunan atau peternak yang besar.
Penjelasan
Sebenarnya ekonomi rakyat bisa dilihat dari perspektif lain. Hal ini berdasarkan jargon: “Ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.” Mengacu ungkapan tersebut, maka setiap kegiatan perekonomian itu terhubung dengan sumber daya ekonomi yang diberikan rakyat. Artinya semua proses dari produksi hingga konsumsi dilakukan dan ditetapkan oleh rakyat itu sendiri.
Penegasan Ulang atau Kesimpulan
Dapat disimpulkan jika ekonomi rakyat tidak ada pembatasan terkait jenis produk, sifat usahanya, besaran usaha, dan modal. Ekonomi ini tidak memiliki sifat eksklusif, namun terbuka. Supaya bisa berkembang, maka norma dan transaksinya ditetapkan berdasarkan perkembangan sosial masyarakat di bidang ekonomi.
Nah itu tadi penjelasan tentang teks eksposisi beserta contoh-contohnya. Semoga bisa dijadikan bahan untuk belajar, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga
-
Yogyakarta Jadi Magnet Turis Asing, 126 Ribu WNA Gunakan Kereta Sepanjang Semester I 2026
-
Efisiensi Anggaran Pertahanan Diusulkan, Pakar Ingatkan Jangan Korbankan Kesiapan Alutsista
-
Menteri LH Akui Negara Kecolongan, Siap Tindak Tegas Perusak Alam Usai Berguru ke Sultan Jogja
-
SD Negeri Banyak yang Kekurangan Murid, Pemerintah Siapkan Opsi 'Regrouping'