SuaraJogja.id - Komitmen menumbuhkan jiwa kewirausahaan dan memajukan UMKM di kalangan mahasiswa dan UMKM binaan universitas terus dilakukan oleh BRI, salah satunya dengan menggelar BRIncubator Goes to Campus 2021. Tahun ini, rangkaian BRIncubator Goes to Campus memberi pelatihan dan inkubasi UMKM diselenggarakan BRI pada 14-28 Oktober 2021, di tiga kampus papan atas Tanah Air.
Pada 14 Oktober lalu, BRIncubator Goes to Campus telah digelar di Universitas Gadjah Mada, lalu dilanjutkan di Universitas Padjajaran pada 21 Oktober dan di Universitas Brawijaya pada 28 Oktober 2021.
Direktur Bisnis Mikro BRI, Supari mengatakan, melalui pelatihan ini diharapkan akan semakin banyak potensi pelaku UMKM muda yang muncul dan siap berbisnis sekaligus berinovasi dalam bidang usahanya. Harapannya tersebut tak lepas dari tujuan pelaksanaan kegiatan ini yaitu untuk mengembangkan wawasan berwirausaha bagi civitas akademika kampus dan UMKM Binaan.
Tujuan lainnya, mencetak wirausaha milenial dan mendorong UMKM naik kelas dan sarana kolaborasi UMKM binaan dalam memasarkan produk-produknya.
“Pelatihan ini dilakukan secara daring dengan menghadirkan pembicara-pembicara yang ahli dalam bidang wirausaha dan bisnis untuk ikut berpartisipasi dalam memajukan UMKM di Indonesia dan Mewujudkan Program UMKM Naik Kelas,” katanya menegaskan.
Adapun tema BRIncubator Goes to Campus kali ini adalah Menumbuhkan Mindset Entrepreneur “Adaptif dan Inovatif”. Acara serupa juga telah dilaksanakan sebelumnya melalui kolaborasi dengan Universitas Gadjah Mada pada 14 Oktober 2021 dan Universitas Padjajaran pada 21 Oktober 2021.
Selain diperuntukan untuk mahasiswa, ajang ini pun dapat pula diikuti oleh para pelaku UMKM maupun masyarakat luas. Acara BRIncubator adalah perwujudan komitmen BRI untuk melakukan pemberdayaan secara reguler setiap bulan bagi pelaku UMKM.
Acara ini pun menjadi sarana pengenalan aplikasi skoring UMKM Naik Kelas dan platform Link UMKM. Link UMKM adalah platform online yang dapat diakses melalui website dan aplikasi pada smartphone. Platform ini dibuat dengan tujuan agar dapat membawa UMKM Indonesia naik kelas melalui rangkaian program pemberdayaan terpadu.
Melalui Link UMKM, pelaku usaha segmen ini di seluruh Indonesia bisa mendapatkan update informasi melalui UMKM Media; memanfaatkan menu pelatihan, konsultasi dan literasi keuangan untuk pengembangan usaha melalui menu UMKM Pedia. Selain itu, pelaku UMKM juga dapat bergabung di komunitas untuk memperluas jaringan kerja dan menampilkan produknya di Etalase digital sebagai ajang promosi.
Baca Juga: BRI: Pembentukan Ekosistem Ultra Mikro Dapat Apresiasi Positif
Berita Terkait
-
BRI Gelar BRIncubator Goes to Campus 2021 untuk Tumbuhkan Jiwa Wirausaha
-
Tumbuhkan Jiwa Wirausaha, BRI Gelar BRIncubator Goes to Campus
-
BRI: Pembentukan Ekosistem Ultra Mikro Dapat Apresiasi Positif
-
BRI Raih Best PR Programme in ASEAN dalam The 3rd ASEAN PR Excellence Awards
-
Berhasil dalam Strategi Komunikasi, BRI Jadi Best PR Programme in ASEAN
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Yu Beruk Meninggal Dunia, Jogja Kehilangan 'Ratu Panggung'
-
Demi Asta Cita, BRI Group Pangkas Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
7 Spot Romantis Valentine di Jogja AntiMainstream untuk Momen Tak Terlupakan
-
Ide Ngabuburit di Kota Yogyakarta, Festival Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Bisa Jadi Pilihan
-
Kasus Korupsi Hibah: Saksi Ungkap Fee Rp3 Juta dan Pesan Menangkan Kustini Sri Purnomo