SuaraJogja.id - Daftar nama-nama planet terbaru di sistem tata surya. Dilansir dari solarsystem.nasa.gov, bahwa benda langit di tata surya harus memiliki tiga kriteria agar dapat disebut sebagai planet yaitu terdiri atas planet harus mengorbit sebuah bintang, planet harus cukup besar untuk memiliki gravitasi yang cukup untuk memaksanya menjadi bentuk bola dan planet harus cukup besar sehingga gravitasinya membersihkan objek lain dengan ukuran serupa di dekat orbitnya di sekitar matahari.
Definisi planet adalah benda langit yang mengorbit mengelilingi Matahari, memiliki massa yang cukup untuk gaya gravitasi sendiri untuk mengatasi gaya benda kaki sehingga mengambil bentuk kesetimbangan hidrostatik (hampir bulat) dan telah membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya.
Tidak hanya definisi dari planet, para astronom mengklafisikasikan planet di tata surya menjadi dua kelompok yaitu planet dalam dan planet luar. Pembagian tersebut berdasarkan jarak planet dengan pusat sistem tata surya, yaitu matahari.
Planet dalam adalah planet yang dekat dengan matahari, lebih kecil, dan berbatu. Sedangkan planet di luar adalah planet yang jaraknya jauh dari matahari, memiliki ukuran yang lebih besar dan sebagian terdiri dari gas.
Maka jika diurutkan berdasarkan jarak terdekat dari matahari, planet dalam terdiri atas; Merkurius, Venus, Bumi, Mars. Planet luar muncul setelah sabuk asteroid terdiri atas; Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Berikut nama-nama planet dalam sistem tata surya:
1. Merkurius
Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari dengan ciri-ciri tidak memiliki bulan dan memiliki atmosfer lemah yang mengandung natrium, hidrogem, helium, dan kalium.
2. Venus
Baca Juga: Lirik Put On A Smile - Silk Sonic
Venus pernah dianggap sebagai planet kembar Bumi yang memiliki atmosfer tebal (mengandung karbondioksida dan nitrogen).
3. Bumi
Bumi diketahui sebagai satu-satunya planet di tata surya yang ditinggali makhluk hidup yang memiliki atmosfer (nitrogen dan oksigen), satu bulan, dan tidak memiliki cincin.
4. Mars
Mars memiliki atmosfer campuran tipis yang terdiri dari karbondioksida, nitrogen, dan argon.
5. Jupiter
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal
-
Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang
-
Gempa M7,0 di Laut Flores Ganggu Listrik NTT, PLN Mulai Pulihkan Jaringan
-
BNPB: Jauhi Pantai Pasca-Gempa Bumi NTT
-
Gempa Bumi NTT di Mbay Robohkan Tembok Rumah dan Rusak Pelabuhan Maumere
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah