5. Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati
Tiga hari setelah dikuburkan, Yesus bangkit dari kubur. Ia menampakkan diri setelah kebangkitan-Nya pada beberapa orang, termasuk para murid-Nya.
6. Yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang mahakuasa
Yesus menyediakan tempat bagi umat manusia di surga untuk kembali bertemu di tempat yang sama.
7. Dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati
Yesus selalu menyertai umat manusia selama hidup hingga pengadilan terakhir dan memberikan jalan mereka sesuai perbuatan baik dan jahatnya.
8. Aku percaya akan Roh Kudus
Setelah pribadi pertama dan kedua, lewat Doa Aku Percaya, umat Katolik juga menyatakan kepercayaan terhadap Roh Kudus sebagai pribadi ketiga dalam Tritunggal Mahakudus.
9. Gereja katolik yang kudus, persekutuan para kudus
Baca Juga: Perang Aparat Vs OPM Bikin Rakyat Papua Ketakutan, Puluhan Pastor Serukan Gencatan Senjata
Kata "katolik" dalam bahasa Yunani adalah "katolikos", yang berarti "keseluruhan". dengan begitu, Gereja Katolik, yang didirikan Yesus merangkul semua orang tanpa batas maupun ekslusivitas, sesuai dengan empat sifat Gereja: satu, kudus, katolik, dan apostolik.
10. Pengampunan dosa
Allah menghendaki semua umat manusia untuk tinggal dan bersatu bersama-Nya, sehingga Ia memberikan pengampunan terhadap dosa, yang menghalangi mereka bertemu dengan Allah, melalui pertobatan.
11. Kebangkitan badan
Kematian mungkin dianggap menakutkan bagi sebagian besar orang, padahal itu bukan berarti kehidupan dilenyapkan, melainkan diubah. Dengan kematian, Allah memanggil manusia.
12. Kehidupan kekal
Berita Terkait
-
Perang Aparat Vs OPM Bikin Rakyat Papua Ketakutan, Puluhan Pastor Serukan Gencatan Senjata
-
Masuk 1 November, Ini Doa Indulgensi untuk Arwah di Api Penyucian
-
Doa dalam Kesepian Umat Katolik, supaya Hati Lebih Tenang
-
Paus Fransiskus Sedih, Gereja Tak Mampu Tangani Kasus Pelecehan Seksual pada Anak-anak
-
Penyelidikan Ungkap 330.000 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual di Gereja Katolik Prancis
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Dorong Ekonomi, Volume Transaksi Merchant BRI Raih Rp67,9 Triliun
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Ekonom Sebut Tekanan Rupiah Bakal Membesar
-
Sidang Praperadilan Memanas, Hakim Pertanyakan Dasar Kejari Tetapkan Raudi Akmal Tersangka
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara