SuaraJogja.id - Kejadian tak terduga dialami seolah calon mempelai saat memesan gaun akad.
Dikutip dari unggahan @Insta_julid, seorang mempelai wanita sedang memesan sebuah gaun akad ke penjahit.
Dalam foto yang diunggah, gaun akad yang diinginkan berwarna putih dengan bagian bawah yang cukup panjang.
Pada keterangannya, mempelai tersebut bahkan menyertakan foto gaun yang diinginkan beserta ukuran yang diinginkan.
"Sudah dijelasin sejelas-jelasnya. Panjang kain duscess yang aku kasih ke penjahit 8,5 meter," tulisnya.
Kemudian dalam unggahan berikutnya yang berisi percakapan dengan si penjahit, sang mempelai kembali memastikan bahwa gaun akad yang dipesannya sudah sesuai keinginan.
"Disini aku berusaha memastikan bahwa gaun nanti bakal panjang dan doi bilang kepanjangan," lanjutnya.
"Tanggal 9 September aku chat lagi dan baru proses potong," katanya.
Pada slide berikutnya ditampilkan wujud gaun pengantin yang dipesannya. Tapi tak disangka gaun tersebut tak sesuai dengan apa yang dipesannya
Baca Juga: Terlalu Semangat Buat Genteng, Kepala Kuli Bangunan Ini Jadi Tumbal Proyek
"Dan jadi pada tanggal 17 September sedangkan akad 26 September. Nangis banget baju akad kek baju mau pengajian siapa yang mau ngerombak," keluhnya.
Curhatan mempelai wanita mengenai gaun akad yang dipesan tak sesuai ekspektasi itupun mendapat beragam tanggapan.
"Terkadang yg org lain pake terlihat cantik dan bagus,giliran kita pke blom tentu sebagus dan secantik yg org lain pke g tau mesti salahin siapa yak klo begini," kata ar*****
"Hmmmm bingung aku jelasine," kata pur****
"Modelnya ya sudah sama.. Tapi mohon maaf balik lagi ke postur tubuh masing2... Disesuaikan dengan ukuran tubuh.. Kalau dibuat sama persis maca ukuran model yaa gak akan masuk kalau dipkk calon pengantinnya," kata an*****
"Bukan salah penjahitnya sih..mending klo mau buat nikahan ke penjahit yg khusus ak pernh jg kok,bikin kebaya ditempat jahit biasa sama di penjahit khusus hasilnya beda bgt,ya wlpun harga bisa 3x nya," tulis ap****
Berita Terkait
-
Heboh, Badut Jalanan Jatuh ke Parit, Warganet Bingung Harus Prihatin atau Tertawa
-
Viral! Ribut dengan Sopir Truk, Rombongan Moge di Batang Ini Dihujat Warganet
-
Viral Bangkai Babi Mengapung di Sungai Mahakam, Warganet: Jadi Haram Satu Sungaian
-
Antar Istri Beli HP Baru, Pria Ini Lemas Lihat Harganya Lebih Mahal 2 Kali Lipat
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Tendangan Kungfu Berujung Sanksi Seumur Hidup, KAFI Jogja Pecat Dwi Pilihanto
-
Senyum Lebar Pariwisata Sleman di Libur Nataru, Uang Rp362 Miliar Berputar dalam Dua Pekan
-
Indonesia Raih Prestasi di SEA Games 2025: BRI Pastikan Penyaluran Bonus Atlet Berjalan Optimal
-
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Januari 2026, Cek Penerima dan Nominalnya!
-
Pengamat Hukum UII: Perbup Hibah Pariwisata Harusnya Diuji Dulu Lewat Judicial Review, Bukan Pidana