SuaraJogja.id - Seorang polisi viral di TikTok gara-gara namanya. Warganet pun menyebutnya sebagai bukti "the real nama adalah doa". Sebab, namanya sesuai dengan kondisinya saat ini.
Video viral itu diunggah akun @lemonnstealing di TikTok pada Selasa (23/11/2021). Si pemilik video mengikuti challenge dari seorang pengguna TikTok lainnya.
Pada tantangan tersebut, pengguna TikTok diminta memberi tahu nama mereka tanpa menyebutkan secara langsung namanya.
"Tell me your name without telling me your name, [kasih tahu aku namamu tanpa kasih tahu aku namamu]," tulis pengguna akun @shanedrayson, yang membuat tantangan itu.
Pemilik akun @lemonnstealing pun menjahit video tersebut untuk mengikuti challenge-nya. Sesuai dengan aturan di tantangan, ia memberi tahu namanya hanya dengan petunjuk.
Abdi Negara jadi abdi negara
Di video itu, ia hanya merekam dirinya di depan kamera tanpa berkata-kata. Namun, tampaknya dengan petunjuk itu saja, warganet sudah tahu siapa nama pria itu.
Selain hanya merekam diri tanpa berbicara sepatah kata pun, @lemonnstealing memakai seragam abu-abu lengkap dengan berbagai lencananya seperti polisi pada umumnya. Itulah petunjuk pertama namanya.
Bukan itu saja, petunjuk kedua pun lebih jelas. Pada seragam polisi yang dikenakan olehnya, terpampang namanya di bagian dada samping.
Baca Juga: Luka Serius di Kepala, Polisi Korban Pengeroyokan Ormas PP Juga Alami Trauma
Namanya adalah Abdi Negara. Sesuai dengan pekerjaannya, Abdi Negara merupakan seorang abdi negara, yang secara lebih spesifik adalah anggota Polri alias polisi.
Nama adalah doa
Warganet pun banyak yang menyukai video dari Abdi Negara sang polisi. Selain disukai lebih dari 11 ribu pengguna TikTok, kolom komentar video itu dipenuhi dengan pendapat bahwa Abdi Negara adalah bukti nyata dari ungkapan "nama adalah doa".
"Masyallah, the real nama adalah doa," tulis seorang netizen.
"Ketika Abdi Negara jadi abdi negara," tambah netizen lainnya.
Ada juga yang berandai-andai, "Nama adalah doa ya enggak sih, besok gue namain anak gue Menteri ah."
Berita Terkait
-
Luka Serius di Kepala, Polisi Korban Pengeroyokan Ormas PP Juga Alami Trauma
-
Videonya Viral Bawa Senjata Tajam, Pelajar di Kabupaten Serang Ditangkap Polisi
-
Polisi Peduli Lingkungan, Cara Aipda Gede Sumadia Hijaukan Register 38 Lampung Timur
-
Polisi Uzbekistan Dilaporkan Cukur Paksa Jenggot Pria Muslim, Ada Apa?
-
Polisi Kembali Tetapkan Satu Orang Pengeroyok Perwira Polisi Saat Demo Ormas PP di DPR
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Program Gentengisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM Bahan Bangunan
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik