Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 10 Desember 2021 | 10:56 WIB
Ilustrasi DNA (Shutterstock).

Selain itu dengan melibatkan ilmu forensik dan teknologi, memudahkan untuk mengumpulkan bukti terkait dengan masalah hukum, seperti

1. Mengidentifikasi Orang atau Individu

Urutan DNA yang unik pada masing-masing orang, dapat dilakukan dengan mencocokan pada sidik jarinya.

2. Mengidentifikasi Spesies Hewan

Baca Juga: Siput Laut Biru: Kecil Mematikan Si Penguasa Lautan

Ada beberapa hewan yang dilindungi keberadaannya karena terancam punah, maka dibuat hukum yang mengatur konservasi dan perburuan spesies tertentu.

Jika ada orang yang secara ilegal melakukan aktivitas tersebut, para ilmuwan forensik dapat menggunakan analisis DNA untuk mengkonfirmasi apakah spesimen tersebut termasuk dalam spesies yang dilindungi.

DNA setiap individu pasti berbeda, terkecuali jika orang tersebut adalah kembar identik. DNA diwariskan orangtua kepada keturunannya setengah dari seluruh DNA itu dari ayah dan setengah lainnya dari ibu.

Singkatnya DNA yang akan menentukan karakter fisik dan sifat seseorang seperti mata, rambut, warna kulit, bentuk wajah hingga bentuk tubuh.

Kontributor : Kiki Oktaliani

Baca Juga: 5 Fakta Sea Sheep, Siput Paling Imut dalam Lautan

Load More