SuaraJogja.id - Sedikitnya dua unit truk yang membawa kebutuhan logistik, berangkat dari Yogyakarta menuju lokasi terdampak erupsi gunung Semeru, Jawa Timur.
Bantuan tersebut berasal dari Universitas Islam Indonesia (UII) yang disalurkan bekerja sama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Wilayah Jogja dan Korem 072/Pamungkas.
Rektor UII Prof Fathul Wahid menjelaskan, bantuan tersebut dikirim dengan menggunakan dua truk militer milik Korem 072/Pamungkas, Jumat (10/12/2021).
"Logistik yang dikirim meliputi selimut, tikar lipat, popok bayi, pembalut, dan bahan makanan pokok," kata dia, Sabtu (11/12/2021).
Ia menambahkan, penyaluran bantuan ini menjadi salah satu upaya UII dalam mewujudkan visi misi dan tujuan UII.
"Yakni UII turut serta membangun masyarakat dan negara Republik Indonesia, yang adil dan makmur serta mendapat ridha dari Allah SWT," ujarnya.
Pihaknya berharap dan berdoa, semoga dengan bantuan yang disalurkan itu bisa mengasah empati kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana.
Fathul mengatakan, UII akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk membantu saudara-saudara yang mengalami musibah.
Melalui program 'UlI Peduli', UII akan membantu masyarakat yang terdampak bencana, lewat penggalangan bantuan baik berupa barang pokok serta dana bantuan.
Baca Juga: Waskita Karya Salurkan Bantuan untuk 400 Pengungsi Erupsi Gunung Semeru
"Semoga bentuk kemanusiaan bisa sampai dengan selamat bagi korban yang kini tengah kesulitan,” kata dia.
Sebelum ini, UII telah mengirim tim medis ke lokasi bencana erupsi Gunung Semeru. Tim medis terdiri dua orang dokter dan tiga orang dokter muda.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
-
Waskita Karya Salurkan Bantuan untuk 400 Pengungsi Erupsi Gunung Semeru
-
Ringankan Warga Dampak Erupsi Semeru, Polresta Solo Gelontorkan 2 Truk Bantuan Logistik
-
BRIN: Erupsi Gunung Semeru Meluluhlantakkan 2.417,2 Hektare Lahan
-
Sosok Kakek Pelempar Kertas ke Presiden Jokowi Terungkap, Isi Surat Malah Banjir Pujian
-
LPEI Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Semeru
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat