SuaraJogja.id - Penurunan terjadi dalam jumlah kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Bantul. Hingga Senin (13/12/2021), tersisa 20 pasien.
Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul, kasus konfirmasi COVID-19 nol kasus, sementara kasus konfirmasi sembuh enam orang, kemudian kasus konfirmasi meninggal nol kasus atau tidak ada penambahan kasus.
Pasien sembuh itu berasal dari Kecamatan Pleret dua orang, kemudian Banguntapan, Bantul, Piyungan, dan Kasihan masing-masing satu orang.
Dengan perkembangan kasus harian itu, maka total kasus positif COVID-19 di Bantul secara kumulatif menjadi 57.400 orang, dengan angka kesembuhan mencapai 55.811 orang, sedangkan kasus kematian akibat corona berjumlah 1.569 orang.
Dengan demikian, jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi maupun karantina di selter dan rumah sakit wilayah Bantul per hari Senin ini tinggal 20 orang.
Disebutkan pula, kasus isolasi itu tersebar di tujuh kecamatan yaitu Banguntapan enam orang, kemudian Sewon, Pleret dan Piyungan masing-masing tiga orang, serta Kasihan satu orang.
Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih memberikan apresiasi kepada berbagai pihak di Bantul yang selama ini telah menunjukkan kontribusi dan kepedulian terhadap pemerintah dan masyarakat Bantul dalam upaya mengendalikan penularan COVID-19 dan bangkit dari pandemi.
Bupati juga mengajak masyarakat bersama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.
"Saat ini semua komponen bangsa sedang berusaha bangkit dari pandemi sekaligus tetap menjaga kewaspadaan terhadap paparan virus COVID-19 yang belum diketahui kapan berakhirnya," katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Terus Menurun, Kini Tersisa 20 Orang
Berita Terkait
-
Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Terus Menurun, Kini Tersisa 20 Orang
-
Satgas Sebut Kepulauan Riau Nihil Kasus Aktif Covid-19
-
Update COVID-19 Jakarta 13 Desember: Positif 16, Sembuh 38, Meninggal 0
-
Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Ada 26, 9 Kapanewon Nol
-
Satgas Sebut Pasien Covid-19 di Kepri Tinggal Satu Orang
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
YOGYAKOMTEK 2026 Resmi Dibuka, Pameran Komputer Terbesar di DIY
-
Honda DBL Jogja 2026 Dimulai: Sensasi Riding Test dan Peluang Bawa Pulang New Honda BeAT
-
Influenza A Terdeteksi di DIY, 24 Kasus Muncul, Sekolah Belum Diliburkan
-
Pestapora 2026 Siap Makin Meriah, BRImo Bawa Program Spesial
-
Cak Nun hingga Eross Sheila on 7, Jejak 77 Tahun MUHI Yogyakarta Diabadikan dalam Buku