SuaraJogja.id - Video pria berkaus merah memukuli seekor anjing sampai mati menjadi perhatian warganet. Mereka geram melihat perlakuan tersebut. Emosi itu rupanya juga dirasakan pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic.
video anjing dipukuli sampai mati itu diunggah @pecintaanjigndepok ke Instagram pada Rabu (15/12/2021).
Berdasarkan keterangan yang disertakan untuk video itu, pelaku kekerasan pada hewan dalam video berada di wilayah Jawa Timur.
"**Sensitive Content**
ANOTHER EVIL IN HUMAN CREATURE
TANGKAP PENJAHAT PEMBUNUH ANJING DALAM VIDEO INI!
Menurut laporan yang di dapat oleh @christian_joshuapale , pelaku berada di wilayah Jawa Timur namun tepatnya belum diketahui pasti. Bagi yang merasa kenal atau mengetahui keberadaan pelaku divideo tersebut harap memberikan info melalui DM.
STOP KEKERASAN PADA HEWAN," tulis akun yang mengunggah video itu.
Sontak kolom komentar dipenuhi ungkapan amarah banyak orang terhadap pria berkaus merah yang menyiksa anjing dalam video.
Lewat akun resminya, @dejan.antonic, sang mantan pemain sepak bola asal Serbia juga ikut bereaksi.
Ia berharap supaya pelaku mendapat hukuman dan ditangkap polisi. Selain itu, Dejan Antonic juga berjanji akan memberi bonus bagi orang yang bisa menemukan identitas dan alamat pelaku.
"Di mana police Indonesia orang seperti ini harus tembak langsung …. Semoga dia mati besok," tulisnya. "Kalau ada orang tau siapa yang ini saya kasi bonus untuk nama dia dan alamat."
Baca Juga: Viral Video Anjing Dipukuli Pemilik, Diduga Gegara Rusak Sapu Lidi
Berita Terkait
-
Viral Video Anjing Dipukuli Pemilik, Diduga Gegara Rusak Sapu Lidi
-
Hadapi Persela, PSS Sleman Bertekad Akhiri Putaran Pertama Liga 1 dengan Tiga Poin
-
Hadapi Persipura, PSS Sleman Bidik Tiga Poin
-
Persiapan Sudah Mantap, PSS Sleman Incar Poin Penuh Lawan PSIS
-
Hadapi Persita Tangerang, Dejan Antonic Pastikan PSS Sleman Siap Tempur
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah
-
Tiga Kota Penuh Makna, Hifdzi Khoir Hadirkan Tur Showcase Intimate 'Berjalan Kaki'
-
Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Sleman: Nikah Siri Dibongkar, Berpotensi Tambah Tersangka Baru
-
Eks Pengurus Ponpes di Sleman Ditahan Terkait Dugaan Kasus Perkosaan