SuaraJogja.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, sebagai bank yang senantiasa menjunjung nilai luhur dan semangat perjuangan perempuan, turut merayakan Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2021.
Komitmen tersebut diwujudkan dalam acara “Berbagi Bahagia Bersama BRI”, yang diselenggarakan di Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Budi Mulia 3, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, BRI memberikan bantuan berupa sembako hingga perlengkapan dan santunan kepada warga binaan sosial panti, yang berjumlah 400 orang.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Srikandi BRI tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada para perempuan hebat yang berasal dari berbagai kalangan. Program dan kegiatan CSR BRI Peduli yang dilakukan bersama warga panti di PSTW Budi Mulia 3 ini diharapkan dapat mendukung peningkatan peran pemberdayaan perempuan Indonesia.
Srikandi BRI sendiri merupakan sebuah komunitas bagi karyawan wanita di BRI, yang didirikan sejak 23 April 2020. Komunitas ini bergerak menjalankan berbagai program strategis dalam rangka meningkatkan kapabilitas perempuan.
Hari Ibu penting untuk dimaknai secara mendalam, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya peran perempuan selama ini. Dalam implementasinya, BRI juga menerapkan budaya kerja yang menjunjung tinggi perempuan.
Bank yang baru saja berulang tahun ke-126 ini senantiasa memperjuangkan keadilan dan kesetaraan gender dalam organisasi. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif di lingkungan perusahaan.
Belum lama ini, BRI pun mendapat penghargaan UN Women 2021 Indonesia WEPs (Women’s Empowerment Principles) Awards untuk kategori Community Engagement and Partnership. Prestasi ini membuktikan komitmen BRI atas dukungannya terhadap perempuan dan kesetaraan gender.
Selain itu, bukti nyata lainnya juga dibuktikan dari komposisi SDM, khususnya jumlah pekerja perempuan di BRI, yakni sebanyak 42,36% untuk karyawan perempuan dan 57,64% untuk pria.
Dalam Berbagi Bahagia Bersama BRI tersebut, meskipun acara dilaksanakan pada situasi pandemi, namun kegembiraan warga binaan sosial panti tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi.
Baca Juga: Sambut Putaran Kedua BRI Liga 1, Borneo FC Isyaratkan Belum Berhenti Belanja Pemain
Kegiatan juga dilaksanakan dengan suasana hangat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Sebelum acara berlangsung, seluruh partisipan yang hadir dipastikan sehat dan telah menjalankan tes antigen dengan hasil negatif Covid-19.
Berita Terkait
-
Peringatan Hari Ibu, BRI Dukung Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan
-
Anggota Komisi XI: Hari Ibu, Penghormatan Atas Perjuangan Kaum Ibu
-
Kisah 3 Ibu Urus Keluarga dan Mewujudkan Mimpi Wirausaha Bersama Shopee
-
Video Ibu Ciumi Anak di Gerobak Viral: Potret Bahagia Sederhana
-
Hari Ibu Nasional Jadi Momen Tepat untuk Perkuat Komunikasi Antar Keluarga
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Wacana Gaji ASN Dibayar Kopdes Bikin Geger, Pemda DIY Pusing, DPRD Sebut Tak Masuk Akal
-
BRI Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan
-
Menjajal 5G di Kereta Jogja-Solo, XLSMART Tembus 200 Mbps
-
UGM Buka Suara Soal Tarif Wisdom Park: Pengelola Hanya Beri Edukasi, Tidak Ada Pemungutan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit