SuaraJogja.id - Pernyataan Ardes Goenawan yang memberikan kritik pedas hingga menjagokan Thailand juara AFF viral di media sosial. Gus Miftah pun turut memberikan tanggapan atas pernyataan Ardes yang dinilai merendahkan Timnas Indonesia.
Tampil di ajang AFF 2020 dengan materi pemain muda dan tak diunggulkan, Timnas Indonesia secara mengejutkan mampu melangkah hingga ke babak final Piala AFF 2020.
Timnas Indonesia meraih tiket ke partai final setelah harus berjibaku menghadapi Singapura di babak semifinal. Sempat ditahan imbang pada leg pertama 1-1, skuat asuhan Shin Tae-yong harus berjuang keras menghadapi 8 pemain Singapura di leg kedua sebelum akhirnya menutup laga dengan skor 4-2.
Keberhasilan Timnas Indonesia melenggang ke final Piala AFF usai mengalahkan Singapura itupun mendapat sorotan dari salah seorang netizen. Sosok presenter TV bernama Ardes Goenawan menganggap bahwa kemenangan Timnas Indonesia atas Singapura di semifinal leg kedua tak patut dirayakan.
Tak hanya itu ia bahkan memberikan kritik pedas hingga lebih menjagokan Thailand atau Vietnam yang juara AFF 2020.
"Masuk final AFF gembiranya serasa pahlawan legenda juara Piala Dunia. Hampir kalah di kandang sendiri melawan 9 pemain. Banyak gaya dan provokatif. Intinya, OVER-RATED," tulis @ardesgoenawan.
"No offense, tapi ini adalah salahs atu dari sedikit indikator bahwa Indonesia masih belum matang di cabang sepakbola."
"Apresiasi untuk kerja keras pelatih dan para pemain muda Indonesia, tapi gue harap gak juara sih. Aneh banget tim yang hampir kalah dari 9 pemain bisa juara. Semoga Thailand atau Vietnam aja yang juara," ungkapnya.
Pernyataan yang dianggap merendahkan Timnas Indonesia itupun jadi sorotan dan viral. Gus Miftah menjadi salah satu yang turut merespon pernyataan Ardes tersebut.
Baca Juga: Gus Miftah Unggah Momen Gus Yahya Cium Tangan Kiai Said Aqil, Warganet: Tawadhu' yang Muda
Lewat akun Instagramnya, Gus Miftah mengunggah sebuah cuplikan video dua anak kecil yang menangis histeris saat menyaksikkan laga Timnas Indonesia kontra Singapura.
Ia menyebut bahwa apa yang ditunjukkan anak-anak tersebut sebagai bagian dari nasionalis dan kebanggaan menjadi Indonesia.
Lebih lanjut, Gus Miftah mengingatkan agar jangan suka nyinyir terhadap prestasi anak bangsa kalau belum bisa berbuat banyak untuk bangsanya.
"Nasionalis sejak dini. Semoga menjadi patriot bangsa. Bangga menjadi Indonesia. Jangan jadi yang suka nyinyir terhadap prestasi anak bangsa, emang kamu sudah berprestasi apa untuk bangsa ini?" tulisnya disertai link berita yang mengulas pernyataan Ardes Goenawan yang mendoakan kekalahan Timnas Indonesia.
Unggahan itupun mendapat dukungan dari netizen perihal sikap orang-orang yang suka nyinyir.
"iya mungkin orang yg suka nyinyir prestasi anak bangsa itu harus di tag biat tau masak lebih pinter anak kecil ini gemes banget deh," kata kar*****
Tag
Berita Terkait
-
Sebelum Jadi Bintang, Pratama Arhan Pernah Pakai Sepatu Bola Seharga Rp25 Ribu
-
Timnas Indonesia Lebih Diuntungkan dengan Jadwal Final Piala AFF 2020
-
Profil Ardes Goenawan, Presenter yang Remehkan Timnas Indonesia Tak Akan Menang AFF 2020
-
Nyinyir, Presenter Ardes Goenawan Harap Timnas Indonesia Tidak Juara
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Siap Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi