Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 28 Desember 2021 | 19:09 WIB
Suta Mahesa Milyader pemilik usaha fashion Farah Button. [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Padahal sehari sebelumnya, Suta yang sangat kalut memiliki pikiran buruk. Dia sempat ingin mencuri uang dari SPBU yang memberinya tumpangan untuk tidur.

"Kalau saja saya tidak menuruti kata hati, mungkin saya sudah mati dihajar banyak orang demi mencuri uang itu. Saya waktu itu sempat berpikir tidak apa-apa saya mati yang penting istri saya selamat dan punya uang untuk pergi dari situ. Tapi dengan bersabar, ternyata bantuan tak terduga datang satu hari setelahnya. Ini luar biasa sekali buat saya," ungkapnya.

Masih bingung dengan kejadian yang menimpanya, Suta dan Farah pun mencoba berjalan-jalan ke salah satu pameran fashion dalam pembukaan mall yang tak jauh dari SPBU.  Di pameran tersebut, dia melihat salah satu boot kosong yang tak laku.

Modal Boot Seharga Rp300 Ribu

Baca Juga: Libur Natal Target Okupansi Hotel Meleset, PHRI DIY: Kita Belum Baik-baik Saja

Iseng bertanya pada manajemen mall, ternyata boot tersebut bisa disewa seharga Rp300 ribu per hari selama sebulan. Bayar sewa boot pun tak harus diawal pameran.

Tanpa pikir panjang, Suta menyewa boot tersebut. Dia juga menelpon salah satu temannya di Jakarta untuk mengirimkan sisa baju impor untuk dijualnya. Di boot yang sederhana itu, dia memajang baju-baju jualannya.

Kebaikan kembali melingkupinya. Salah seorang pemilik boot di sebelahnya bertanya kenapa boot milik Suta sangat sederhana ditengah boot-boot lain yang cantik. Dengan jujur Suta mengaku tak punya uang untuk membeli gantungan baju.

Tiba-tiba hari berikutnya, pemilik boot sebelahnya membawakannya gantungan baju dengan alasan tak dipakai. Namun setelah dicek, gantungan baju tersebut masih baru dan sengaja dibelikan untuk boot Suta.

"Di plastik pembungkus gantungan baju masih ada harga yang lupa dilepas, harganya tidak murah dan masih baru," ujarnya.

Baca Juga: Pagi Cerah, Sebagian Wilayah DIY Berpotensi Hujan pada Siang hingga Sore Hari

Pameran tersebut ternyata sukses. Barang dagangan Suta laris manis terjual setiap harinya selama pameran.

Load More