SuaraJogja.id - Perut kembung umumnya disebabkan karena berbagai kebiasaan buruk yang kamu lakukan, seperti mengonsumsi makanan pedas dan berlemak, makan terlalu banyak, berbaring setelah makan, terlalu banyak minuman bersoda, menahan sendawa, merokok atau bahkan mengunyah permen karet.
Perut kembung terjadi karena adanya sejumlah gas yang menumpuk di dalam sistem pencernaan seperti usus dan lambung.
Kondisi ini disebabkan masuknya udara dari luar atau meningkatnya produksi gas di dalam usus.
Seringkali kita menganggap perut kembung tidak berbahaya dan akan sembuh dengan sendirinya. Namun jika hal itu benar-benar sudah menggangu, ada beberapa cara mengatasi perut kembung yang bisa kamu lakukan di rumah.
Berikut caranya :
1. Sengaja Kentut atau Sendawa
Jika kamu sering menahan kentut atau sendawa sebaiknya ubah kebiasaan itu agar perut tidak kembung lagi.
Kentut dan sendawa merupakan cara alami tubuh untuk meredakan perut kembung dengan cara menghilangkan kelebihan gas di dalam perut.
2. Kompres Air Hangat
Baca Juga: Minum Es Penyebab Perut Buncit, Benarkah? Ini Faktanya
Cukup siapkan lap atau kain bersih, rendam dalam baskom yang berisi air hangat, lalu peras kelebihan airnya.
Tempelkan kompres hangat tersebut selama 10-15 menit di atas perut untuk meredakan rasa nyeri dan kram.
Suhu hangat membantu melebarkan pembuluh darah sehingga darah yang membawa oksigen bisa mengalir dengan lancar.
Otot-otot perut juga menjadi lebih kendur dan rileks sehingga mampu mengurangi sakit perut, kembung, serta mengeluarkan kelebihan gas.
3. Lebih Banyak Bergerak
Saat perut terasa begah karena kembung, jangan hanya duduk diam dan membiarkan kondisi ini berlarut-larut.
Berita Terkait
-
Ketahui Penyebab Perut Terasa Keras Berikut Ini
-
Ragam Ramuan Herbal Ampuh untuk Obat Sakit Perut, Salah Satunya Rebusan Beras
-
Minum Es Penyebab Perut Buncit, Benarkah? Ini Faktanya
-
Air Hangat Hingga Seduh Teh, Ini Obat Sakit Perut Alami
-
Ingin Perut Six Pack Seperti Pesepak Bola Alfeandra Dewangga, Coba 7 Tips Ini Untuk Pemula
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Sebut Kasus Sri Purnomo Dipaksakan, Ahli Hukum: Tidak Ada Motif Korupsi, Terdakwa Layak Bebas
-
WFH ASN Kota Jogja Dimulai Besok, Wajib Isi Rencana Kerja dan Diawasi Ketat
-
Sekjen PDIP: Hadapi Krisis, Pemerintah Harus Berani Pangkas Pengeluaran Tak Perlu
-
Geopolitik Timur Masih Memanas, Perjalanan 3.748 Jemaah Haji DIY Disiapkan Tiga Skenario
-
Siklus Kawin-Cerai Singkat di Sleman, 89 Persen Pernikahan Dini Dipicu Kehamilan Tak Diinginkan