SuaraJogja.id - Belum selesai dengan maraknya aksi kejahatan jalanan atau klitih di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), media sosial Twitter kembali diramaikan dengan viralnya sebuah video kerusuhan yang terjadi di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Video tersebut diunggah oleh akun Twitter @titiknol_jogja pada Minggu (2/1/2022) kemarin. Dalam video itu terlihat ada sekelompok massa yang terlibat cekcok dengan kelompok massa yang lain.
Kelompok massa terdengar saling meneriaki satu sama lain. Ada yang masih berada di kendaraan sepeda motornya tapi ada pula yang sudah berjalan hingga berada di tengah jalan.
"Siaran tunda menjelang subuh beberapa jam setelah pergantian tahun. Perkelahian jalanan adalah pertarungan paling mematikan bagi siapapun yang tidak siap, bahkan ahli bela diri sekalipun. Tahun baru, Yogya Berhati Kerengan.," begitu tulis akun Twitter @titiknol_jogja seperti yang dikutip SuaraJogja.id, Senin (3/1/2022).
Baca Juga: Titik Nol Kilometer Padat saat Akhir Pekan, Pemkot Jogja Bakal Tutup Menjelang Tahun Baru
Belum ada informasi lebih jauh terkait dengan kerusuhan antar kelompok massa di titik ikonik Kota Yogyakarta tersebut.
Namun tidak lama setelah cuitan itu diunggah, akun Twitter resmi dari Polda DIY langsung memberikan respon terkait penanganan saat itu. Dalam tweetnya akun Twitter @PoldaJogja itu juga mengunggah sebuah video.
Di dalam video tersebut terlihat aksi sigap para petugas kepolisian yang langsung melerai dan memaksa mundur massa yang rusuh. Terdengar beberapa kali suara tembakan peringatan juga dalam video tersebut.
"Kami bukan sekadar bertugas, kami ingin ini menjadi ibadah kami, menyelamatkan nyawa lebih banyak. Di saat yang lain mulai berangkat kerja, yang muslim menuju masjid untuk jamaah shubuh, kalian berbuat onar. TKP Titik Nol," tweet dari akun @PoldaJogja.
Dari beberapa tweet selanjutnya, @PoldaJogja juga menyebut bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 1 Januari 2022 menjelang subuh. Selain itu dalam rangkaian tweetnya, disampaikan kejadian itu telah berhasil ditangani oleh jajaran kepolisian yang bertugas.
Baca Juga: Cegah Kerumunan Saat Nataru, Pemkot Jogja Pagari Kawasan Titik Nol Kilometer
Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kasubag Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja menuturkan bahwa peristiwa tersebut memang sudah ditangani oleh jajaran kepolisian Polresta Yogyakarta. Dugaan sementara kejadian itu terjadi akibat tindak pengeroyokan.
"(Info awal) pengeroyokan. Rencana akan dirilis. Nanti ada informasi lebih lanjut," kata Timbul.
Berita Terkait
-
Pasar Literasi Jogja 2025: Memupuk Literasi, Menyemai Budaya Membaca
-
10 Hal yang Harus Dipatuhi Saat Nyepi di Bali, Melanggar Bisa Terkena Sanksi
-
7 Kampung Ngabuburit Populer di Jogja yang Harus Kamu Datangi di Akhir Pekan Ramadan
-
Terbaru! Daftar Harga Tiket Bus Jakarta-Jogja Lebaran 2025 Mulai Rp180 Ribuan
-
Dituduh Sastra Silalahi Kalah Judi Bola, Sosok Franky Kessek Bukan Fans Timnas Sembarangan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo