SuaraJogja.id - Kemarahan publik Australia terhadap penanganan wabah Omicron meningkat ketika rumah sakit dan fasilitas pengujian COVID-19 tertekan oleh lonjakan kasus.
Kasus harian di Australia mencapai rekor tertinggi pada Rabu untuk ketiga kali berturut-turut.
Banyak warga, yang sudah kecewa dengan antrean panjang di pusat-pusat pengujian dan kelangkaan alat tes mandiri, menjadi marah ketika muncul kabar bahwa petenis nomor satu dunia Novak Djokovic diberi pengecualian untuk masuk ke negara itu.
Perdana Menteri Scott Morrison berada dalam tekanan di awal tahun pemilihan. Dia berusaha meyakinkan para pemilih bahwa koalisi tengah-sayap kanan Partai Liberal-Nasional telah mengendalikan situasi, sembari menjaga kendali anggaran secara ketat.
Baca Juga: Awas! Australia Laporkan Adanya Lonjakan Varian Omicron
"Tak ada solusi instan di sini," kata Morrison kepada wartawan jelang rapat kabinet nasional tentang penanganan pandemi yang dihadiri para pemimpin federal dan negara bagian seperti dikutip dari Antara, Rabu (5/1/2022).
"Anda hanya harus menangani masalahnya, bekerja bersama dan terus berupaya."
Pihak berwenang melaporkan rekor 64.758 kasus baru pada Rabu, mayoritas berada di New South Wales (NSW) dan Victoria, dua negara bagian terpadat Australia. Angka itu melewati 47.800 kasus pada Selasa.
Total infeksi telah meroket menjadi lebih dari 50 kali lipat dari sekitar 1.200 kasus sejak akhir November, ketika kasus pertama Omicron terdeteksi di negara itu.
Warga yang dirawat di rumah sakit di NSW dan Victoria meningkat 10 persen dari hari sebelumnya. Otoritas memperingatkan angka tersebut akan terus bertambah dalam beberapa pekan ke depan.
Baca Juga: Dunia Sepakati Perjanjian Antinuklir, China Dukung Protes Indonesia Terhadap Australia
"Kita menghadapi pekan-pekan sulit di depan kita," kata Wakil Menteri Kesehatan NSW Susan Pearce kepada wartawan.
Lonjakan kasus baru-baru ini telah menyebabkan antrean panjang di pusat-pusat tes PCR yang dibiayai negara.
Kondisi itu mendorong otoritas untuk meminta masyarakat agar hanya menjalani tes PCR jika bergejala, yang berujung pada kelangkaan alat tes cepat antigen yang bisa digunakan di rumah tapi harus dibeli sendiri.
Morrison telah mengesampingkan subsidi bagi alat tes mandiri dengan mengatakan bahwa hal itu adalah "tanggung jawab pribadi".
Sejumlah pemimpin negara bagian diperkirakan akan menekan Morrison dalam rapat kabinet pada Rabu untuk menyubsidi tes cepat antigen.
Pemerintah juga dikritik pedas atas keputusan memberi Djokovic pengecualian medis untuk bermain di turnamen tenis Grand Slam Australian Open.
Djokovic pernah menolak untuk mengungkap status vaksinasinya dan sebelumnya menyatakan keberatan terhadap kewajiban vaksin.
Keputusan itu memicu kemarahan di media sosial dan mengundang kritik dari atlet lain, profesional kesehatan dan anggota parlemen.
Mantan pemain Australian Rules Kevin Bartlett mencuit bahwa orang Australia "sudah dianggap bodoh".
Sedangkn Corey McKernan yang juga mantan pemain mencuit: "Orang-orang dengan kerabat yang sedang sekarat/memerlukan tindakan darurat tak bisa memasuki negara bagian mereka sendiri. Anda bilang ke masyarakat mereka tak bisa pergi ke Coles atau sebuah kafe jika belum divaksin, tapi jika Anda nomor satu dunia Anda diizinkan masuk?"
Banyak penduduk Australia –khususnya di Melbourne yang menjadi tuan rumah kejuaraan tenis besar pertama 2022 yang digelar akhir bulan ini– telah mengalami serangkaian penguncian panjang selama dua tahun terakhir.
Pemerintah federal dan negara bagian berupaya keras untuk mendorong vaksinasi. Hasilnya, 90 persen penduduk di atas 16 tahun telah menerima dua dosis vaksin dan program booster kini tengah berjalan.
"(Pengecualian) Itu mengirim pesan mengerikan kepada jutaan orang yang berusaha mengurangi risiko #COVID19Aus bagi mereka dan lainnya. #Vaccination menunjukkan rasa hormat, Novak," cuit Stephen Parnis, mantan wakil presiden Asosiasi Medis Australia.
Asosiasi Tenis Australia dan pemerintah negara bagian Victoria mengatakan Djokovic tidak mendapatkan perlakuan khusus apa pun dalam proses blind review yang melibatkan sekelompok pakar kesehatan.
Blind review adalah pemeriksaan tanpa mengetahui identitas orang yang diperiksa.
Saat ditanya pendapatnya, Morrison mengatakan keputusan itu adalah kewenangan pemerintah Victoria.
Australia telah mencatat lebih dari 612.000 kasus dan 2.290 kematian sejak awal pandemi. Lebih dari separuh total kasus itu dilaporkan dalam dua pekan terakhir.
Berita Terkait
-
Terkuak Kondisi Ruang Ganti Timnas Indonesia Pasca Dilibas Australia: Rizky Ridho Jadi Penyelamat
-
Dua Pemain Timnas Indonesia yang Kantongi Kartu Kuning Jelang Lawan China
-
3 Pemain Keturunan Indonesia yang Bisa Dipanggil Patrick Kluivert untuk Lawan China dan Jepang
-
Deretan Pemain yang Gagal Debut Lawan Australia dan Bahrain, Ada Emil Audero
-
2 Pemain Gagal Debut di Timnas Indonesia, Tak Main Lawan Australia dan Bahrain
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan