SuaraJogja.id - Buntut dari ditemukannya virus flu burung H5N1 yang sangat patogen di dua peternakan di Belanda timur, sekitar 190.000 ayam dari salah satunya akan dimusnahkan.
Pernyataan itu disampaikan otoritas kesehatan Belanda pada Selasa (4/1/2022) malam.
Wabah itu flu burung itu merupakan yang kedua dilaporkan muncul di Belanda selama pekan ini.
Sebelumnya, temuan serupa dilaporkan di provinsi utara, Friesland, hingga berujung pada pemusnahan sekitar 225.000 ayam di lokasi tersebut.
Flu burung kerap dibawa oleh kawanan burung liar pada musim gugur dan musim dingin.
Dalam beberapa pekan belakangan, virus flu burung telah menyebar cepat di Eropa dan membuat industri untuk waspada setelah wabah terdahulu menyebabkan pemusnahan puluhan jutaan burung. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Ribuan Burung Bangau di Israel Mati Akibat Wabah Flu Burung
-
Israel Diserang Wabah Flu Burung, 5.000 Ekor Bangau Mati
-
Ngeri! Ribuan Burung Bangau Di Israel Mati Mendadak, Ternyata Ini Penyebab
-
Israel Sebut Ada Wabah Flu Burung Dekat Perbatasan Lebanon
-
Israel Temukan Wabah Flu Burung H5N1 Patogen di Peternakan Ayam
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tanggapi Pembubaran Ibadah di Bantul, Sultan HB X: Tidak Ada yang Boleh Merasa Paling Benar Sendiri!
-
Kesbangpol Bantul Kaji Legalitas Tempat Ibadah GMS Usai Dugaan Aksi Pembubaran
-
Tanah Adat Dirampas, Konflik dengan Negara Kian Memanas, RUU Masyarakat Adat Mendesak Disahkan
-
Dua Dekade Gempa Jogja, Ancaman Megathrust dan Pentingnya Klaster Bencana
-
Dampak Konflik Geopolitik: Shamsi Ali Ungkap Bahaya Retorika Trump bagi Komunitas Muslim di Amerika