Dirinya juga sedikit menyayangkan dengan durasi untuk bertemu teman-temannya di sekolah. Pemerintah hanya memberi waktu 6 jam dan seluruh aktivitas digunakan untuk penyampaian materi.
Valent, yang suka berdiskusi, tidak memiliki kesempatan itu. Saat jam istirahat, siswa hanya boleh makan ditempat dengan membawa bekal sendiri.
"Ya kalau mau ngobrol sama teman-teman tidak bisa maksimal. Saat istirahat biasanya ada petugas yang berkeliling juga. Di samping itu saat jam pulang sekolah harus langsung pulang karena sudah dijemput orang tua," keluhnya.
Ia berharap penyebaran Covid-19 bisa berkurang drastis. Pasalnya meski telah diberlakukan PTM, dirinya tidak menikmati masa-masa sekolah seperti sebelum munculnya virus tersebut.
Baca Juga: Disiplin Protokol Kesehatan, Guru dan Orangtua Wajib Jadi Satgas 3M
Terpisah, Kepala Sekolah MTs Negeri 1 Kota Yogyakarta Muhammad Iryadi mengungkapkan pengetatan protokol kesehatan terus dilakukan. Sejak mulai diuji coba pada 3 Januari 2022 lalu, belum ada anak yang terkonfirmasi Covid-19.
"Alhamdulilah anak sehat semua, kami melengkapi semua fasilitas pencegahan Covid-19. Baik dari hand sanitizer wastafel dan sabun cuci tangan. Skema masuk dan keluar kelas juga sudah kami atur," terang Iryadi.
Pihaknya juga menerjunkan petugas untuk mengingatkan siswa yang melepas masker saat jam istirahat. Petugas juga akan menegur anak-anak ketika terjadi kerumunan.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta, Budi Santosa Asrori menyatakan seluruh sekolah baik jenjang TK, SD dan SMP/Mata sudah menerapkan PTM.
"Hanya saja kita tidak langsung 100 persen anak masuk ke sekolah. Tapi dimulai dari 67-70 persen dahulu. Setelah itu kami evaluasi," ujar dia.
Baca Juga: PTM Berjalan 3 Hari, Pendapatan Pedagang Seragam di Jogja Meningkat Pesat
Evaluasi selama dua pekan akan dilakukan. Hal itu untuk melihat apakah PTM yang digelar di Kota Jogja sudah cukup baik dan tidak ada penularan.
Berita Terkait
-
Viral Sekretaris Disdik Nabire Tendang Siswa SMP Gegara Demo Tolak MBG: Kamu Ini Masih Ingusan!
-
Sinergi KKN Unila, UPTD Puskesmas Kalianda, dan PKK Cegah Stunting dan PTM
-
Siswa SMP Sebut Menu Makan Bergizi Gratis Tak Enak, Publik Sentil Deddy Corbuzier: Awas Dikatain Sama Letkol Lu..
-
Bangga! Siswa SMP dari Dua Sekolah di Indonesia Raih Juara Untuk Kompetisi Literasi Keuangan se-Asia Pasifik
-
Wajah Mirip Wapres Gibran, Anak SMP Ini Viral dan Bikin Bangga Teman-temannya
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan