SuaraJogja.id - Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DIY, Kedu, dan Banyumas terus memperkuat komitmennya untuk mengkampanyekan semangat #Cari_Aman di jalan raya. Komitmen ini diejawantahkan melalui beragam program safety riding.
Tercatat, sepanjang tahun 2021 kemarin, 10.132 bikers dari berbagai lapisan masyarakat telah mengikuti pelatihan bersama instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta.
Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal mengungkapkan, upaya mengkampanyekan semangat #Cari_Aman di jalan raya membutuhkan partisipasi dari berbagai pihak, sehingga pelatihan safety riding yang diselenggarakan harus melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
“Sepanjang tahun lalu kami mengadakan pelatihan bersama dengan puluhan ribu peserta dengan latar belakang yang berbeda-beda. Mulai dari anggota komunitas, pelajar, guru, aparat pemerintahan, karyawan swasta, hingga korporasi. Meskipun terkendala adanya pandemi yang berakibat pembatasan jumlah peserta namun harapan kami seluruh bagian tersebut dapat berkolaborasi untuk mewujudkan semangat #Cari_Aman di jalan raya,” katanya, Jumat (7/1/2022).
Selain mengikuti pelatihan bersama instruktur safety riding Astra Motor Yogyakarta, masyarakat juga bisa belajar melalui Honda Riding Trainer yang tersedia di dealer-dealer Honda. Honda Riding Trainer merupakan simulator yang mengajak penggunannya untuk belajar mengenai peraturan lalu lintas hingga resiko yang mungkin timbul di jalan raya.
"Tercatat sepanjang tahun 2021 terdapat 23.828 pengguna perangkat Honda Riding Trainer," terangnya.
Untuk memberikan edukasi bagi pengendara pemula yang akan dan baru memperoleh SIM mengenai perilaku aman berkendara di jalan raya, Astra Motor Yogyakarta memiliki program sekolah binaan safety riding. Hingga akhir tahun 2021 terdapat tujuh sekolah binaan yang memiliki safety riding taskforce di dalamnya.
Tujuh sekolah yang memiliki safety riding task force tersebut meliputi SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta, SMK Ma’arif 1 Wates, SMK Manggalatama Cilacap, SMK Muhammadiyah 1 Imogiri, SMK Muhammadiyah Prambanan, SMK Negeri 1 Seyegan, dan SMK Muhammadiyah Karangmojo.
Tak hanya itu, sebagai upaya meningkatkan kesadaran #Cari_Aman, Astra Motor Center Yogyakarta juga bekerjasama denga pihak Polresta Magelang dengan menghadirkan media luar ruang mengenai keselamatan berkendara di lokasi pembuatan SIM. Sehingga para calon pemilik SIM dapat di edukasi secara tidak langsung melalui media himbauan keselamatan berkendara.
Baca Juga: Semarakkan Awal 2022, Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Program 'Joynuary'
Semakin lengkap, dalam rangka peringatan Hari Ibu di bulan Desember 2021 Astra Motor Yogyakarta mengadakan edukasi safety riding khusus untuk ibu-ibu. Melalui program ini diharapkan ibu-ibu yang mengikuti program edukasi tersebut dapat melindungi diri sendiri dan buah hatinya saat berkendara di jalan raya serta menyebarkan semangat #Cari_Aman di jalan raya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Tendangan Kungfu Berujung Sanksi Seumur Hidup, KAFI Jogja Pecat Dwi Pilihanto
-
Senyum Lebar Pariwisata Sleman di Libur Nataru, Uang Rp362 Miliar Berputar dalam Dua Pekan
-
Indonesia Raih Prestasi di SEA Games 2025: BRI Pastikan Penyaluran Bonus Atlet Berjalan Optimal
-
Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Januari 2026, Cek Penerima dan Nominalnya!
-
Pengamat Hukum UII: Perbup Hibah Pariwisata Harusnya Diuji Dulu Lewat Judicial Review, Bukan Pidana