SuaraJogja.id - Selama enam hari berturut-turut, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul mencatat, tidak ada tambahan kasus baru atau nihil kasus. Kondisi nihil kasus Covid-19 itu dimulai pada Selasa (4/1/2022) hingga Minggu (9/1/2022).
Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Bantul di Bantul, Minggu, dengan tidak adanya tambahan selama enam hari itu, total kasus positif secara kumulatif tetap 57.417 orang.
Kemudian kasus konfirmasi COVID-19 sembuh di Bantul dalam sehari terakhir juga tercatat tidak ada tambahan, sehingga total angka kesembuhan berjumlah 55.847 orang.
Begitu juga dengan kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia tidak ada laporan kasus baru, sehingga total kasus kematian di Bantul tetap berjumlah 1.569 orang.
Dengan tanpa perkembangan kasus harian itu, maka jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi untuk proses penyembuhan di Bantul tinggal satu orang, dari Kecamatan Sewon.
Disebutkan juga, terdapat 16 kecamatan di Bantul yang tercatat sudah nol kasus aktif COVID-19, yaitu Banguntapan, Kasihan, Sedayu, Piyungan, Pajangan, Bantul, Pleret, Pandak, Bambanglipuro, Jetis, Pundong, Imogiri, Dlingo, kemudian Srandakan, Sanden dan Kretek.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih terus mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19, meski kasus positif semakin melandai, dan mengajak semua warga berupaya bersama agar Bantul segera dinyatakan nol kasus COVID-19.
"Mari bersama kita putus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas," katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 529 Jadi 4.266.195 Kasus
Berita Terkait
-
Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 529 Jadi 4.266.195 Kasus
-
Gubernur Ansar Keluhkan Pulangnya TKI Tambah Kasus Baru Covid-19
-
Update Covid-19 Global: Berkali-Kali Rekor, Kasus Mingguan di Dunia Naik 50 Persen
-
Lonjakan Kasus Covid-19 di Amerika Serikat Bikin Staf Rumah Sakit Kelelahan
-
Kasus COVID-19 di Spanyol Meningkat, Populasi Lansia Dalam Ancaman
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo
-
Harga TV Changhong dan Kelebihan yang Perlu Diketahui, Cek Sekarang di Blibli
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY