SuaraJogja.id - Berlaga dengan 10 pemain, PSS Sleman menahan imbang permainan melawan Madura United pada pekan ke-20 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (18/1/2022). Laga tersebut berakhir dengan skor 1-1.
Pada pertandingan ini, PSS Sleman harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-23 ketika kiper Bagus Prasetiyo mendapatkan kartu merah karena melanggar gelandang Madura United Renan Silva di luar kotak penalti.
Madura United sempat unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak oleh Bayu Gatra pada akhir babak pertama, sebelum akhirnya PSS Sleman mampu menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui Riki Dwi Saputro.
Hasil imbang ini membuat kedua tim tidak beranjak dari posisi mereka sebelumnya di klasemen sementara Liga 1: Madura United tetap berada di peringkat 13, sedangkan PSS tertahan di posisi ke-9.
Pada babak pertama, kedua tim bermain dengan tempo sedang, di mana baik Madura United dan PSS melakukan jual beli serangan namun belum ada yang membahayakan gawang dari masing-masing tim.
PSS harus bermain dengan 10 orang ketika Bagas Prasetiyo harus diganjar kartu merah karena melanggar Renan Silva yang berhasil melewati lini pertahanan Super Elja pada menit ke-23.
Hal ini memaksa PSS bereaksi dengan mengganti gelandang Muhammad Fadilla Akbar dengan penjaga gawang Miswar Saputra untuk mengisi kekosongan posisi di bawah mistar gawang.
Setelah unggul jumlah pemain, Madura United lebih sering menekan lini pertahanan PSS dan salah satunya peluang melalui Beto Goncalves, namun sayang tendangan dari pemain naturalisasi tersebut masih membentur tiang gawang.
Gol yang ditunggu-tunggu Madura United akhirnya hadir melalui aksi Bayu Gatra pada menit 41 setelah berhasil menerima umpan dari Beto Goncalves lalu melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung Miswar Saputra dan mengubah skor menjadi 1-0 yang bertahan hingga turun minum.
Baca Juga: Liga 1: Madura United Ditahan Imbang 10 Pemain PSS Sleman di Stadion I Gusti Ngurah Rai
Pada babak kedua, PSS Sleman terus berusaha untuk menyamakan kedudukan dan membuahkan hasil melalui pemain pengganti Riki Dwi Saputro setelah menerima umpan dari Juninho pada menit ke-53 dan mengubah skor menjadi 1-1.
Setelah skor kembali imbang, Madura United berusaha lebih menekan PSS dan pada menit ke-55 Bayu Gatra memiliki peluang ketika berhasil melepaskan tembakan keras di kotak penalti, namun Miswar Saputra masih bisa mengamankan gawangnya.
Di sisa waktu babak kedua, Madura United lebih dominan dalam melakukan serangan salah satunya peluang dari sundulan Beto Goncalves yang masih bisa diamankan oleh Miswar Saputra dan membuat skor 1-1 tetap bertahan hingga berakhirnya pertandingan. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Liga 1: Madura United Ditahan Imbang 10 Pemain PSS Sleman di Stadion I Gusti Ngurah Rai
-
3 Alasan Arema FC Bisa Juarai BRI Liga 1 2021/22
-
Pelatih Persib Bandung: Borneo FC Bagus, Tapi Mereka Juga Punya Kelemahan
-
Borneo FC Vs Persib Bandung, Risto Vidakovic: Semua Orang Termotivasi
-
Sembilan Pemain Absen di Laga Kontra PSIS Semarang, Begini Penjelasan Arema FC
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank