SuaraJogja.id - Seorang pria berinisal HP (24) harus berurusan dengan jajaran kepolisian Unit Reskrim Polsek Depok Barat. Menyusul terbongkarnya aksi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan oleh warga Klaten Utara, Jawa Tengah tersebut.
Kapolsek Depok Barat Kompol Amin Ruwito menuturkan peristiwa pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan oleh pelaku itu terjadi pada Kamis (13/1/2022) lalu sekira pukul 20.15 WIB. Lokasinya berada di sebuah indekost tepatnya di Komplek Colombo No. 34, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Pelaku, kata Amin, saat itu menggasak sebuah sepeda motor milik korban atas nama Juli Rowaji (42) warga Kebumen, Jawa Tengah. Dari hasil pemeriksaan ternyata antara korban dan pelaku sudah saling kenal sebelumnya.
"Pelaku dan korban ternyata sudah saling mengenal. Waktu itu (saat kejadian) pelaku memang berada di kamar kost korban," kata Amin saat dikonfirmasi awak media, Selasa (25/1/2022).
Lebih lanjut dijelaskan bahwa pelaku yang memang sudah berada di kost korban itu memiliki niat buruk tepatnya saat korban lengah. Lalu tepat ketika korban sedang mandi, pelaku langsung melakukan aksinya.
"Jadi saat itu pelaku mengambil sepeda motor korban ketika korban ini tadi sedang mandi. Pelaku sudah tahu bahwa saat itu kunci sepeda motor korban ditaruh di dalam jaket," ungkapnya.
Korban yang merasa motornya dicuri langsung melapor kepada Polsek Depok Barat untuk ditindaklanjuti. Polisi yang mendapat laporan itu langsung melakukan pemeriksaan kepada korban dan sejumlah saksi.
Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Depok Barat langsung melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah CCTV yang ada di sekitar TKP. Sembari melakukan pencarian terhadap orang yang diduga pelaku tersebut.
"Alhasil pada hari Rabu (19/1/2022) sekira jam 19.30 WIB, kepolisian berhasil mengamankan pelaku di wilayah Yogyakarta," ungkapnya.
Baca Juga: Komplotan Curanmor Beraksi di Lubang Buaya, Cuma Butuh Beberapa Detik Gasak Motor
Setelah diamankan, disampaikan Amin, pelaku langsung dibawa ke Polsek Depok Barat untuk dilakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan pelaku memang mengakui perbuatannya.
"Pelaku mengaku telah mengambil motor, HP, serta dompet yang berisi surat-surat penting milik korban," ucapnya.
Tidak hanya mengamankan pelaku, jajaran Polsek Depok Barat juga turut menyita sejumlah barang bukti. Salah satunya berupa satu unit sepeda motor merek Honda Beat tahun 2015, warna putih-merah dengan nomor polisi AB 2647 QJ.
"Atas kasus ini pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kabur dari Tahanan Kejari Gunungkidul, Buron Terpidana Pencurian dan Penggelapan Berhasil Diamankan
-
Jualan NFT Jadi Overhype, CfDS UGM Ingatkan Ancaman Pencurian Data Pribadi
-
Marak Pencurian Kabel PLN di Kota Malang, Polisi Sampai Bikin Tim Khusus Buru Pelaku
-
The Heist of the Century, Pencurian Terbesar yang Terkuak Karena Hal Sepele
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Video AI Catut Gubernur DIY Beredar di WhatsApp, Publik Diimbau Waspada Modus Penipuan
-
Meriahkan Pasar Tradisional, GEMPAR Kebonagung Dorong UMKM Sleman Kian Berkembang
-
Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas
-
Optimistis terhadap BBRI, JPMorgan Tingkatkan Rekomendasi Saham Jadi Overweight
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan