SuaraJogja.id - Pedagang Kaki Lima (Malioboro) merasa kecewa dengan ulah Pemkot Yogyakarta dan Pemda DIY yang mengingkari kesepakatan untuk waktu pemindahan yang akan dilakukan mulai 1-7 Februari. Para pedagang dikirimi surat edaran secara mendadak yang harus mengosongkan lokasi lama per tanggal 1 Februari 2022.
Dalam surat edaran nomor 430/1.31/SE Disbud/2022 tentang Pelaksanaan Penataan Kawasan Khusus Pedestrian di Jalan Malioboro dan Jalan Margo Mulyo yang ditandatangani Kepala Dinas Kebudayaan, Yetti Martanti itu menjelaskan dua poin.
Pertama, PKL dilarang melakukan aktivitas jual beli pada 1 Februari 2022 di sepanjang lorong Jalan Malioboro dan Jalan Margo Mulyo. Kedua jika pedagang melanggar terhadap ketentuan itu, maka penegakan dilakukan berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Terbitnya Surat Edaran itu sejumlah aparat gabungan, dari Satpol PP dan juga Kepolisian turun di sepanjang lorong meminta pedagang tidak berjualan. Tak sedikit pedagang yang membuka lapak jualannya di tempat lama, bersitegang dengan aparat.
Hal itu diungkapkan Ketua PPKLY, Wawan Suhendra. Dari laporan yang dia terima, pedagang sempat cekcok dengan aparat gabungan, namun itu terjadi cukup singkat.
"Kalau dari laporan dan video yang saya terima memang seperti itu. Tapi saya tidak di lokasi. Sebenarnya itu respon kekecewaan kami karena kesepakatan selama dialog dengan Pemkot itu diingkari oleh mereka," kata Wawan dihubungi Suarajogja.id, Selasa (1/2/2022).
Ia menjelaskan, pada pertemuan dengan Kepala Disbud Kota Yogyakarta, Yetti Martanti dan Kepala UPT Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Ekwanto mengatakan pedagang diberi waktu mulai 1-7 Februari adalah pemindahan barang pedagang atau boyongan.
"Sembari boyongan itu, tapi (pedagang) masih boleh jualan. Tanggal 8 Februari itu baru bersih, tapi bertemu lagi dengan Ibu Yetti beberapa waktu lalu malah berubah gitu lho, tanggal 26-31 Januari boyongan, tanggal 1 Februari harus bersih," ujar Wawan dengan nada kecewa.
Meski Wawan dan pedagang lain menjelaskan bahwa sudah mencatat kesepakatan pemindahan dilakukan mulai 1-7 Februari, Pemkot yakni Disbud malah berkilah.
Baca Juga: Pulang dari Bogor, Warga Gunung Kidul Yogyakarta Positif Covid-19 Varian Omicron
"Malah saya disebut oleh mereka salah dengar. Kan tidak jelas. Mereka tidak konsisten ngomongnya itu. Jelas-jelas itu kan ada yang mencatat," keluhnya.
Meski demikian pantauan Suarajogja.id di Malioboro, pedagang masih nekat jualan. Namun ada juga pedagang yang sengaja meninggalkan gerobaknya tergeletak di tempat lama.
Selain itu, segerombolan aparat gabungan berkeliling sambil sekali-kali mengingatkan PKL untuk segera pindah.
Bagi pedagang sandal di Malioboro, Trihastuti dia tak menggubris saat diingatkan aparat. Wanita 50 tahun ini memilih tetap berjualan.
"Sebenarnya diberi waktu sampai satu hari saja boleh jualan di sini (Selasa). Tapi kalau besok teman-teman pedagang ada yang buka lapaknya di lorong ini saya juga nekat buka," ungkapnya.
Hal itu menyusul lapak baru di Teras Malioboro II, tempat Trihastuti berjualan kurang baik dan saat hujan, atapnya bocor.
Berita Terkait
-
PKL Malioboro Diharap Pindah ke Lokasi Baru Sebelum 7 Januari 2022
-
PKL Mulai Pindah ke Teras Malioboro, Daldini Kebingungan Lapak Baru Terlalu Kecil
-
PKL Malioboro Pindah ke Teras Malioboro
-
PKL Malioboro Geruduk Kantor Gubernur Yogyakarta
-
Sudah Ada Kepastian Lokasi Baru, Pemkot Jogja Siapkan Pengundian Penempatan PKL Malioboro
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Den Baguse Ngarso Meninggal Dunia, Dunia Seni dan Hiburan Jogja Berduka
-
Cancer Awareness Month, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Dukungan bagi Keluarga Pasien
-
Pasca Sebarkan Video Nirempati Korban MBG, Pegawai SPPG Dlingo Bantul Dipecat BGN
-
Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop
-
Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas