SuaraJogja.id - Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo mencatat penambahan 15 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru yang berasal dari klaster mantenan di Karangsari, Pengasih. Hingga saat ini total kasus dari klaster pertama di Bumi Binangun pada tahun 2022 itu menjadi 28 kasus.
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo Baning Rahayujati menuturkan, total penambahan 15 kasus itu berasal dari hasil swab PCR kontak erat yang keluar pada Selasa (1/2/2022) kemarin, ada 7 kasus dan sisanya baru Rabu (2/2/2022) hari ini.
"Untuk perkembangan kasus hari ini untuk klaster mantenan ada penambahan kasus sebanyak 8 kasus, sehingga total dari klaster ini ada 28 kasus yang positif dengan dua di antaranya domisili di luar wilayah Kulon Progo," kata Baning kepada awak media, Rabu (2/2/2022).
Disampaikan Baning, tambahan kasus itu berasal dari 68 kontak erat yang sudah dilakukan pemeriksaan. Namun hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan lanjutan dari sisa sampel yang ada.
Ia memastikan bahwa dari semua kasus pada klaster hajatan ini tidak ada yang dirawat di rumah sakit. Semua pasien tengah menjalani isolasi mandiri baik di rumah maupun di salah satu rumah yang kosong dijadikan satu.
"Kami masih melanjutkan tracing untuk kontak erat yang lain. Hari ini kami juga melakukan pemeriksaan kepada kurang lebih 20 kontak erat yang tadi pagi sudah dikirimkan ke lab Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates. Kita masih menunggu hasil semoga besok sudah bisa kita publish," terangnya.
Hingga saat ini penularan dari kaster mantenan tersebut sudah mencapai ring 3. Bahkan ada pejabat daerah yang juga ikut masuk dalam tracing kasus tersebut dan positif Covid-19.
"Pejabat terakhir yang terkonfirmasi positif Covid-19 (dari klaster mantenan) adalah Wakil Bupati Kulon Progo," ucapnya.
Terkait dengan pejabat lain di daerah yang juga dikabarkan terpapar, Baning belum bisa memberikan informasi lebih jauh. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan sampel lainnya keluar.
Baca Juga: Susul Istri, Joshua Suherman Positif Covid-19
"Bapak Wabup ini ada di ring 3. Jadi beliau tertular dari ring 2 yang merupakan atasan dari salah satu pengunjung atau yang datang ke mantenan," ungkapnya.
Ditambahkan Baning, untuk tambahan kasus harian tercatat per Rabu (2/2/2022) hari ini ada penambahan 11 kasus. Sehingga total kasus di Kulon Progo sampai dengan saat ini adalah 21.858.
"Kasus aktif sebanyak 45 orang. Tidak ada kasus yang meninggal. Dari 21.858, dua di antaranya masih isolasi atau dirawat di rumah sakit," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulon Progo mengungkapkan klaster penularan Covid-19 pertama di tahun 2022 di wilayahnya.
Tercatat ada 13 orang di Karangsari, Pengasih, Kulon Progo dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 yang diduga berasal dari kegiatan mantenan.
Dijelaskan bahwa sebaran itu bermula ketika ada sebuah acara pernikahan yang digelar di Karangsari, Pengasih, Kulon Progo. Di sana ternyata diketahui ada seseorang dari rombongan keluarga manten yang sakit.
Berita Terkait
-
Susul Istri, Joshua Suherman Positif Covid-19
-
Tak Punya Kuasa Setop PTM 100 Persen usai Banyak Murid dan Guru Positif Covid, Anies: Sekarang Berbeda Rezim
-
Satgas Ungkap Kasus Positif Covid-19 Meningkat 40 Kali Lipat dalam Sepekan
-
Pemkot Jogja Temukan 10 Siswa Positif Covid-19 dalam 1 Sekolah
-
ASN, Satpol PP dan PPSU Positif COVID-19, Kelurahan Cipete Utara Tutup Sementara
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Program MBG Libur, Harga Daging di Pasar Jogja Turun Drastis, Pembeli Bisa Menikmati Ayam Murah Lagi
-
Konflik Timur Tengah Mereda, tapi Harga BBM Belum Tentu Turun di Indonesia, Ini Penjelasan Ekonom
-
Dugaan Malpraktik Balita di RSUD Prambanan: Polda DIY Periksa 14 Orang!
-
BRI Gelar CSR Pemberdayaan PMI, Cirebon Jadi Wilayah Prioritas
-
Duh! 142 Warga Bantul Kehilangan Pekerjaan, Efisiensi Berdampak PHK