Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 02 Februari 2022 | 17:51 WIB
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi memberi keterangan pada wartawan di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Senin (10/1/2022). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

SuaraJogja.id - Sebanyak 10 siswa dalam satu sekolah dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Yogyakarta melakukan skrining ke 1 sekolah itu untuk memastikan tak ada sebaran lagi.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menjelaskan, Pemkot membantu untuk melakukan skrining siswa setelah kasus tersebut muncul.

"Tadi Dinkes (Kota Yogyakarta) melaporkan 1 sekolah ada lebih dari 10 siswa terpapar Covid-19. Jadi memang sekolahnya besar dan banyak anaknya. Semua sudah diarahkan untuk isolasi," ujar Heroe ditemui Suarajogja.id, di ruang Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Rabu (2/2/2022).

Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan skrining lanjutan terhadap siswa yang ada di sana. Sehingga belum diketahui ada tidaknya tambahan siswa yang positif Covid-19.

"Kita sifatnya skrining dulu. Jadi mencari apakah masih ada siswa yang terpapar atau tidak," katanya.

Disinggung apakah ada sampel yang perlu diperiksa dengan alat Whole Genum Sequecing (WGS) untuk memastikan varian Covid-19, Heroe mengatakan hal itu tidak dilakukan.

"(Sebanyak 10 siswa) nampaknya positif (Covid-19) tapi tak ada gejala. Jadi tidak dilakukan pemeriksaan WGS," terangnya.

Ia menjelaskan bahwa WGS akan dilakukan ketika pasien memiliki angka CT Value yang rendah di bawah sekitar 20. Jika masih diambang batas atau lebih, sampel pasien tidak perlu dikirim untuk pemeriksaan WGS.

"Pertama dilihat dari hasil CT Value. Kalau rendah kemudian dilihat hasil SGTF, kalau positif, selanjutnya baru pemeriksaan WGS untuk mendiagnosis (varian Covid-19)," jelas Heroe.

Baca Juga: ASN, Satpol PP dan PPSU Positif COVID-19, Kelurahan Cipete Utara Tutup Sementara

Ditanyai apakah akan menghentikan PTM sekolah tersebut, Heroe menjawab bukan menjadi kewenangannya. Pemkot hanya membantu melakukan skrining kepada siswa di sekolah yang setara SMA tersebut.

"Nanti itu kewenangan Pemprov ya. Kita hanya membantu skrining," ujar dia.

Load More