“Karena rambu tsunami merupakan rambu yang tidak umum terpasang di dalam gedung,” kata dia.
Bambang mengatakan, pihaknya menerima masukan dari Kepala BMKG untuk meningkatkan rambu evakuasi, terutama di titik-titik yang telah terpasang rambu evakuasi kebakaran, gempa serta sejumlah titik kumpul.
“Dalam waktu secepatnya kami akan melengkapi rambu-rambu yang kurang tersebut. Untuk kendala kami menyesuaikan bentuk ‘signage’ agar tetap komunikatif namun tidak merusak estetika. Termasuk video animasi untuk evakuasi yang memang sudah kami rencanakan. Dan tentunya disesuaikan dengan prosedur yang juga akan kami update bersama pihak BMKG,” kata dia.
Dengan terpasangnya rambu-rambu tersebut, kata dia, akan memudahkan pengguna bandara YIA dalam proses evakuasi jika terjadi bencana seperti tsunami, dan menjadikan bandara YIA sebagai percontohan bandara yang lengkap dalam penanganan bencana gempa dan tsunami.
Berita Terkait
-
Melonjak Signifikan, Bandara YIA Catat Hampir 7.000 Penumpang Pulang Pergi Saat Imlek
-
Cerita Pembuat Replika Dinosaurus yang Viral Dipajang di Bandara YIA: Bermula dari Tak Sengaja Kini Jadi Sumber Cuan
-
Terbaru, Ini Jadwal Kereta Bandara YIA dan Cara Pesan Tiketnya
-
Puncak Libur Nataru, Bandara YIA Alami Kenaikan Penumpang Hingga Dua Kali Lipat
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang