SuaraJogja.id - Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di tingkat kelurahan diminta Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo untuk memantau perkembangan kesehatan warga yang positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri (isoman). Selain itu, Kustini memperingatkan, Satgas harus memastikan bhawa rumah isolasi mereka memenuhi kriteria.
"Jika ada pasien yang melakukan isoman di rumah akan tetapi kondisi rumah tersebut tidak memenuhi persyaratan agar dapat dipindahkan ke isoter (isolasi terpadu)," kata dia di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin.
Dia menjelaskan, jika yang bersangkutan menolak dipindahkan ke tempat isoter, dapat dijemput dengan dibantu oleh jajaran TNI dan Polri.
"Pasien yang isoman di rumah yang tidak memenuhi persyaratan harus dibujuk dan dirujuk ke isoter dengan dibantu satgas kelurahan, termasuk di dalamnya puskesmas, babinsa dan bhabinkamtibmas," katanya.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, aturan isoman tercantum dalam Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022.
Syarat klinis pasien yang harus dipenuhi antara lain, pasien harus berusia 45 tahun ke bawah, tidak memiliki komorbid, dapat mengakses telemedicine atau layanan kesehatan lainnya dan berkomitmen untuk tetap diisolasi sebelum diizinkan keluar.
Syarat yang harus dipenuhi di rumah adalah pasien harus dapat tinggal di kamar terpisah, lebih baik lagi jika lantai terpisah, ada kamar mandi di dalam rumah terpisah dengan penghuni rumah lainnya, dapat mengakses pulse oksimeter.
Saat ini, Satgas COVID-19 Kabupaten Sleman telah mengaktifkan selter isolasi terpadu (isoter) di Asrama Haji Sleman dan Rusunawa Gemawang.
Penanggung Jawab Isoter Satgas COVID-19 Kabupaten Sleman Makwan mengatakan pasien isoter pada Senin ini, hingga pukul 15.00 WIB berjumlah 88 orang, sedangkan kapasitas tempat isoter 139 tempat tidur.
Baca Juga: Pemkot Jaktim Siapkan 2 Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Ini Lokasinya
"Jumlah tersebut meliputi di Asrama Haji sebanyak 57 pasien, pulang hari ini sebanyak 35 pasien yang meliputi klaster Boarding School Al Azhar 32 orang dan masyarakat umum tiga orang. 32 siswa siswi dan ustadz selesai isolasi di Isoter Asrama Haji dijemput pihak Al Azhar," kata Makwan yang juga Kepala Pelaksana BPBD Sleman tersebut.
Isoter Rusunawa Gemawang saat ini terisi sebanyak 31 pasien dari kapasitas 101 tempat tidur. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Pemkot Jaktim Siapkan 2 Tempat Isolasi Pasien Covid-19, Ini Lokasinya
-
Covid-19 Melonjak, Berikut Prosedur Isolasi Mandiri yang Benar, Sudah Tahu?
-
Rusun Daan Mogot Siapkan 1100 Unit Tempat untuk Isolasi Mandiri
-
Isolasi Mandiri Rasa Reuni, Sekumpulan Anak Muda Ini Viral di TikTok
-
Cara Dapat Obat Covid-19 Gratis untuk Pasien Omicron Isoman, Ikuti Langkahnya Agar Mendapat Obat Cuma-cuma
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh