SuaraJogja.id - Pabrik iPhone terbesar di dunia yang dioperasikan oleh Foxconn Technology Group di Kota Zhengzhou, China, sedang melakukan perekrutan karyawan secara besar-besaran.
Perusahaan yang berlokasi di Ibu Kota Provinsi Henan itu membutuhkan sedikitnya 20.000 karyawan untuk mendukung produk baru karena permintaan iPhone dan iPad di luar China sangat tinggi.
Perusahaan itu juga menawarkan bonus sebesar 7.000-8.000 yuan (Rp15,7 juta sampai Rp18 juta) kepada karyawan baru yang direkrut setelah musim liburan Tahun Baru Imlek, demikian pernyataan manajer perekrutan Foxconn yang dikutip Global Times, Rabu.
Kebutuhan karyawan selalu tinggi setelah libur Imlek, bahkan pada libur yang sama tahun lalu, Foxconn sampai memberikan bonus hingga 10.000 yuan (Rp22,5 juta).
Di laman perekrutan Foxconn, beberapa pabriknya di Langfang di Provinsi Hebei, Shenzhen di Provinsi Guangdong, dan Taiyuan di Provinsi Shanxi juga sedang membutuhkan karyawan.
Pada musim libur panjang Imlek, banyak pabrik di China tutup, namun tidak demikian dengan pabrik Foxconn di Zhengzhou.
Hampir 100.000 karyawan di pabrik itu tetap berada di Zhengzhou untuk menghindari meluasnya gelombang baru COVID-19 pada awal 2022.
Selain gaji dan uang lembur, para pekerja yang bertahan masih memperoleh bonus Imlek sebesar 3.000 yuan (Rp6,7 juta).
Telepon pintar iPhone-13 merupakan produk terbaru Foxconn.
Baca Juga: Dibanjiri Kritik, Karyawan Apple Dapat Tawaran Cuti Sakit dan Waktu Liburan Lebih Banyak
Apple berencana merilis iPhone 5G terbaru dengan harga relatif terjangkau dan iPad versi terbaru pada 8 Maret mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Kasus Asusila di Ponpes Sleman: Eks Pengurus Ditetapkan Tersangka, Keberadaannya Masih Misterius
-
Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan
-
Anggaran Minim, BPBD DIY Geser Alokasi Atasi Bencana di Jogja
-
Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh