SuaraJogja.id - Cairan ketuban atau amnion merupakan bantalan cairan hangat yang melindungi dan menopang bayi saat mereka tumbuh di dalam rahim. Ketuban digambarkan seperti cairan dalam balon.
Meski normalnya berwarna bening kekuningan, warna air ketuban ternyata tak hanya itu saja. Tentunya ada arti dari setiap warna air ketuban untuk menandakan apakah janin dalam keadaan normal atau tidak.
Berikut penjelasan singkat dari arti warna air ketuban yang perlu Anda ketahui:
Jenis Warna Air Ketuban
- Bening dan kekuningan: Warna air ketuban normal umumnya ibu hamil.
- Kuning jingga: Warna ini menandakan adanya ketidakcocokan darah antara ibu dan bayi.
- Hijau tua: Warna ini muncul akibat air ketuban tercampur dengan feses pertama bayi atau disebut mekonium. Kondisi ini bisa menyebabkan komplikasi pernapasan saat mereka dilahirkan.
- Cokelat: Warna air ketuban ini bercampur darah, kemungkinan ada perdarahan dalam rahim.
- Merah-coklat tua: Warna air ketuban keruh ini dapat menandakan kondisi yang membahayakan, salah satunya kematian janin.
Ciri Ketuban Pecah
Pecah ketuban tidak boleh dianggap sepele. Anda perlu segera memberi tahu dokter guna mengantisipasi adanya gangguan pada kehamilan.
Berikut ini adalah ciri-ciri ketuban pecah yang perlu diwaspadai:
- Air ketuban berwarna kekuningan atau kehijauan, yang mana ini menjadi tanda bahwa telah terjadi percampuran antara air ketuban dengan mekonium (tinja pertama janin).
- Air ketuban berbau busuk, yang mana mengindikasikan adanya infeksi dalam kandungan.
- Air ketuban pecah disertai demam.
- Air ketuban pecah disertai gawat janin.
- Warna air ketuban lebih gelap, yang mana bisa saja mengindikasikan janin telah meninggal di dalam kandungan
- Air ketuban pecah sebelum minggu ke-37 kehamilan (ketuban pecah dini).
Demikian penjelasan mengenai arti warna air ketibun berikut ciri-ciri kebocoran ketuban yang perlu diwaspadai. Semoga artikel ini menambah ilmu kesehatan Anda.
Kontributor : Alan Aliarcham
Baca Juga: Gegara Air Ketuban, Curhat Ibu Hamil Ngaku Dibohongi Dokter Kandungan
Berita Terkait
-
4 Tanda-Tanda Kucing Mau Melahirkan, Lakukan Hal Ini Agar Anabul Tidak Stres
-
Air Ketuban Sudah Pecah, Wanita Ini Tetap Diperintahkan Selesaikan Rapatnya
-
Divonis Air Ketuban Minim, Perempuan Ini Ngaku Jadi Korban Tipu-tipu Dokter
-
Gegara Air Ketuban, Curhat Ibu Hamil Ngaku Dibohongi Dokter Kandungan
-
Saran Ginekolog: Ibu Hamil Minum 10 Gelas Air Putih Sehari
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu