SuaraJogja.id - Insiden kecelakaan tunggal menimpa seorang driver ojek online (ojol) di Jalan Parangtritis, Kemantren Mantrijeron, Kota Jogja, Kamis (10/2/2022) dini hari. Driver bernama Ori Maranda warga Wirobrajan itu menghantam pohon perindang hingga mengalami luka serius di bagian kepala.
Kanit Penegakan Hukum (Gakum) Sat Lantas Polresta Yogyakarta, AKP Buang Tianto menyebutkan kronologi kejadian berawal saat pria 42 tahun itu melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Parangtritis.
"Peristiwa terjadi pukul 01.00 WIB. Korban bernama Ori, seorang diri mengendarai motor berplat nomor AB 2598 LS. Sesampainya di rumah warga, motornya hilang kendali," ungkap Tianto dihubungi wartawan, Kamis.
Ia menjelaskan korban yang kesulitan menguasai motor langsung menghantam pohon perindang, hingga terpental beberapa meter. Korban tak sadarkan diri setelah kepalanya membentur aspal.
Baca Juga: Hotel Sunarko Berbagi Daging Qurban untuk Warga Sekitar Jalan Parangtritis
"Setelah itu warga setempat menolong dan memanggil ambulans. Korban langsung dilarikan ke RS Panti Rapih untuk mendapat penanganan medis," kata dia.
Tianto mengatakan kepala korban mengalami benturan keras hingga menyebabkan hematoma, wajah memar dan mata bagian kanan bengkak.
Disinggung apakah korban mengantuk hingga terjadi insiden tersebut, dirinya belum melakukan penelusuran sejauh itu.
Ia menerangkan bahwa kondisi jalan memang sepi pada jam tertentu. Pihaknya menekankan agar driver ojol tak perlu terburu-buru mengejar waktu.
"Meski ada orderan, kami harap pengendara motor terutama ojol tetap memperhatikan jalan. Keselamatan jadi prioritas yang utama," katanya.
Baca Juga: Simpang Empat Jalan Parangtritis Ditutup Selama PPKM Darurat, Warga Harus Cari Jalan Lain
Hingga kini, korban masih menjalani perawatan. Tianto mengatakan bahwa pihak keluarga sudah mengetahui dan menerima kejadian yang dialami korban.
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
-
Xiaomi SU7 Tabrakan dan 3 Mahasiswi Tewas Terbakar, Pintu Mobil Diduga Tak Bisa Dibuka
-
Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
-
Penjualan Asuransi Kendaraan Meningkat Jelang Lebaran, Tingginya Kecelakaan Jadi Faktor Pendorong
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah