SuaraJogja.id - Penambahan kasus harian COVID-19 di Jerman melandai, demikian menurut data Institut Robert Koch pada Kamis, yang mengindikasikan bahwa gelombang keempat pandemi kemungkinan segera mereda.
Jerman melaporkan 247.862 kasus harian COVID pada Kamis, naik 5 persen dari hari yang sama pekan lalu. Insidensi kasus selama 7 hari juga naik dari 1.451 kasus per 100.000 orang sehari sebelum menjadi 1.465 kasus.
Tingkat rawat inap di Jerman naik tipis menjadi 10,96 per 100.000 orang dari 10,88 sehari sebelum .
Gelombang pandemi Covid-19 di Jerman diperkirakan akan mencapai puncaknya sekitar pertengahan Februari, kata menteri kesehatan Januari lalu.
Jumlah kasus yang stabil menandakan bahwa negara tersebut dapat memulai pembahasan tentang pelonggaran pembatasan nasional.
Sejumlah negara federal Jerman sudah mengumumkan pelonggaran COVID-19 saat kekhawatiran soal Omicron dapat membebani sistem kesehatan mereda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kenaikan Harga Pertamax Picu Efek Domino, Akademisi Desak Pemerintah Evaluasi Subsidi BBM
-
Baru 58 SPPG di Sleman Kantongi SLHS, 35 Dapur MBG Berhenti Sementara
-
Digeruduk Masa Akibat Pelayanan Lambat, Pemkab dan BPN Sleman Sepakati Evaluasi Besar
-
Penyelenggara Event di Jogja Ketar-ketir,Imbas Rupiah Melemah dan BBM Naik
-
Harga Pertamax Naik, Pekerja Bergaji UMR di Jogja Kian Terjepit