SuaraJogja.id - Setelah sempat dihentikan sementara karena peningkatan kasus positif COVID-19 yang dialami para pemain, ofisial, dan perangkat pertandingan, Liga Bola Basket Indonesia alias IBL 2022 akan kembali dilanjutkan pada awal Maret.
“Penyebaran COVID-19 saat ini jauh berbeda atau sangat lebih cepat dibandingkan gelombang sebelumnya. Penundaan kelanjutan ini sesuai dengan prosedur mitigasi yang telah ada pada manual book IBL untuk mengutamakan keselamatan pemain," ujar Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah, dikutip laman resmi liga, Kamis.
Ada tiga alasan yang menjadi pertimbangan IBL mengambil keputusan untuk menggelar kembali liga pada Maret. Alasan pertama adalah adanya beberapa pemain yang akan membela tim nasional dalam Kualifikasi Piala Dunia FIBA 2023 pada 24 Februari dan 27 Februari mendatang.
Dengan demikian, IBL memilih jadwal kelanjutan kompetisi pada awal Maret, sehingga tidak mengganggu persiapan timnas.
Adapun alasan kedua, masa jeda seri II Bandung ke seri III Yogyakarta memiliki waktu yang sempit, sehingga keputusan untuk melanjutkan liga pada awal Maret pun bisa memberi kesempatan kepada pemain dan tim yang terpapar COVID-19 untuk kembali pulih dan dapat tampil maksimal di seri berikutnya.
Selain itu, manajemen IBL juga perlu waktu untuk menyiapkan format kelanjutan seri. Berdasarkan rencana awal, kompetisi seharusnya digelar di beberapa kota dengan menghadirkan penonton dalam jumlah terbatas.
Namun kasus COVID-19 yang makin naik membuat penyelenggara harus mempersiapkan ulang berbagai opsi sehingga IBL bisa menuntaskan sisa musim ini.
IBL juga membuka opsi untuk melanjutkan kompetisi dengan format gelembung terpusat seperti yang sudah pernah diterapkan pada musim kompetisi 2021 ketika liga digelar di dua tempat, yaitu Robinson Cisarua, Bogor untuk lokasi pelaksanaan musim reguler, dan Mahaka Arena Jakarta untuk babak playoff.
"Situasi COVID-19 terutama dengan varian Omicron saat ini berbeda, sehingga langkah menyiapkan formula antisipasi untuk kelanjutan musim semoga menjadi langkah preventif yang tepat dan IBL bangkit kembali hingga selesai di akhir musim dengan baik", ucap Junas. [ANTARA]
Baca Juga: Sempat Dihentikan Imbas COVID-19, IBL 2022 Bakal Lanjut Awal Maret
Berita Terkait
-
Sempat Dihentikan Imbas COVID-19, IBL 2022 Bakal Lanjut Awal Maret
-
Covid-19 Mengamuk, IBL Buka Opsi Lanjutkan Kompetisi dengan Format Bubble Terpusat
-
Dihantam Covid-19, West Bandits Combiphar Solo Mendukung Upaya Mitigasi IBL 2022
-
Demi Mitigasi COVID-19, IBL Hentikan Sementara Pertandingan Seri Kedua
-
Pemain dan Wasit Positif Covid-19, IBL Dihentikan Sementara
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda