SuaraJogja.id - Cacar air dikenal sebagai penyakit yang lebih akrab dialami anak-anak. Padahal, cacar air merupakan infeksi virus sehingga bisa dialami siapa saja.
Namun risiko mendapatkan penyakit ini memang akan lebih tinggi pada orang-orang yang belum pernah terinfeksi dan tidak mendapatkan vaksin cacar air. Lantas, apa sih penyebab cacar air?
Yuk pahami ilmunya agar dapat meningkatkan kewaspadaan penularan virus.
1. Penyebab Cacar Air
Penyebab utama cacar air adalah infeksi virus varicella-zoster (VZV). Virus ini sangat mudah menular dan bisa menyebar dengan cepat, terutama pada orang-orang yang belum pernah terkena cacar air atau belum mendapatkan vaksin.
Penularan virus dapat terjadi secara langsung dari orang ke orang, seringnya melalui kontak kulit dengan luka cacar atau melalui droplet yang dikeluarkan ketika penderita bernapas, berbicara, bersin, atau batuk.
Adapun penularan tidak langsung terjadi bila seseorang menyentuh barang yang telah terkontaminasi oleh cairan dari penderita cacar.
Penularan dari orang yang terinfeksi mulai bisa berlangsung ketika gejala awal cacar air seperti demam muncul.
Orang yang terinfeksi bisa terus menularkan virus sampai lenting mengering dan mengelupas dari kulit.
Baca Juga: Gejala Cacar Air, Awalnya Ditandai Penurunan Nafsu Makan dan Muncul Bintik Merah
Apakah cacar air berbahaya? Infeksi virus penyebab cacar air pada anak relatif tidak menimbulkan gejala yang serius.
Namun, cacar air pada orang dewasa bisa muncul lebih parah jika mereka belum pernah terinfeksi sama sekali.
Komplikasi yang ditimbulkan pun lebih serius. Menurut Institute for Quality and Efficiency in Health Care (IQWiG), infeksi virus penyebab penyakit dapat menyebabkan kelainan pada janin apabila ibu hamil terjangkit cacar air ketika usia kandungannya memasuki enam pekan.
Apabila tertular di masa akhir kehamilan, infeksi virus bisa membahayakan keselamatan kandungan.
2. Pengobatan Cacar Air
Hingga kini belum ada pengobatan yang efektif untuk mengatasi cacar air. Sejauh ini pengobatan dilakukan untuk meredakan gejala yang dialami oleh pengidap.
Berita Terkait
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Beda Ruam Campak dan Cacar, Kenali 5 Perbedaan Pola hingga Cara Penularannya
-
Maia Estianty Gaungkan Ageing Gracefully, Ajak Dewasa Aktif Waspada Bahaya Cacar Api
-
5 Rekomendasi Lotion Calamine untuk Atasi Gatal Cacar Air, Dijamin Ampuh!
-
Menuju 50, Maia Estianty Ungkap Ketakutan Terbesar Soal Kesehatan: Nggak Pengin Tuanya Sakit!
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais