SuaraJogja.id - Penularan varian Omicron di DIY sudah semakin masif. Penambahan kasus hingga 1.065 pasien pada Sabtu (12/02/2022) kemarin sangat mengkhatirkan setelah tren COVID-19 sempat melandai beberapa bulan lalu.
Meski gejala Omicron tidak separah varian Delta yang juga masif pada pertengahan 2021 lalu, warga yang terpapar diminta untuk tidak melakukan isolasi di rumah. Mereka diminta datang ke isolasi terpusat (isoter) yang sudah disediakan Pemda maupun pemkab/pemkot Yogyakarta.
"Kita minta kepada warga yang isoman dicek, apakah rumahnya memenuhi persyaratan gak [untuk isoman]. Kalau rumahnya tidak memenuhi persyaratan perlu dijemput atau berangkat sendiri ke isoter karena jika mereka isoman [di rumah] dan tidak memenuhi syarat nanti berbahaya. Bisa menambah kasus baru," ungkap Sekda DIY, Baskara Aji, Minggu (13/02/2022).
Pemda DIY, menurut Aji meminta satgas di tingkat kalurahan dan desa untuk melalukan pengecekan warga-warga mereka yang terpapar COVID-19. Dengan demikian bisa diketahui kondisi pasien untuk kemudian membawa mereka ke isoter bila mengalami kesulitan isoman di rumah.
Pemda juga meminta rumah sakit rujukan COVID-19 untuk menyiagakan tempat tidur bagi pasien yang harus dirawat. Namun pasien yang masuk ke rumah sakit sebagian besar terpapar varian Delta alih-alih Omicron karena gejalanya yang lebih berat.
"Karena kasus Omicorn biasanya tidak bergejala dan seseorang tidak merasa sakit maka tidak perlu rumah sakit maka BOR (bed occupancy rate]-nya itu mereka yang masih [terpapar] delta," jelasnya.
Aji menambahkan, untuk mengantisipasi semakin tingginya kasus COVID-19 di DIY, Pemda meminta kabupaten/kota untuk memperketat mobilitas masyarakat. Termasuk membatasi ruang publik dan kawasan wisata sesuai aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 yang diterapkan DIY saat ini.
Skrining yang lebih ketat pun harus dilakukan. Seperti yang dilakukan Pemkot Yogyka yang mewajibkan semua bus masuk ke terminal Giwangan untuk dilakukan pemeriksaan sebelum ke lokasi wisata.
"Tapi kasus jogja ini ada hal yang khusus, hampir semua kasus Omicorn di jogja itu [muncul] yang melakukan perjalanan ke jogja dengan pakai mobil sendiri. Ini di perbatasan kita minta lakukan pemeriksaan," tandasnya.
Baca Juga: Probable Omicron Capai 756 Pasien, DIY Tambah 1.065 Kasus COVID-19 Baru
Secara terpisah Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana mengungkapkan Pemda DIY harus bergerak cepat mengatasi tren peningkatan kasus COVID-19 yang signifikan. Hal ini penting agar gejolak perekonomian seperti tahun lalu tak lagi terjadi di DIY.
"Peningkatan PPKM Level 3 juga sudah diterapkan, bahkan beberapa pembatasan kembali diterapkan semua itu untuk menekan laju penularan virus. Kebijakan ini bukan untuk mempersulit ekonomi masyarakat, namun agar tidak ada lonjakan kasus seperti tahun lalu ketika Delta menyerang hingga semua klabakan karena virus tersebut,'' paparnya.
Huda menambahkan, DPRD DIY segeramengesahkan Rancangan Perda DIY tentang penanganan COVID-19 setelah mendapatkan keputusan dari Kementrian Dalam Negeri.
"Perda tersebut diharapkan bisa mempermudah fungsi koordinasi aturan ikutan dalam rangka penanganan pandemi," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan
-
JKT48, Bernadya, dan Inul Daratista Satu Panggung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026