SuaraJogja.id - Komite Industri Metaverse China mengatakan pada Rabu bahwa pihaknya telah menerima 17 perusahaan baru, termasuk tiga perusahaan yang terdaftar, menurut sebuah unggahan di laman resmi.
Komite Industri Metaverse Asosiasi Komunikasi Seluler China yang didukung negara dibentuk pada Oktober, namun analis mengatakan metaverse negara itu akan tunduk pada kontrol yang lebih besar daripada di tempat lain.
Komite itu mengatakan telah mengakui perusahaan yang terdaftar termasuk Inly Media Co Ltd dan dua perusahaan yang terdaftar di bursa Shenzhen Beijing Topnew Info&Tech Co Ltd dan Beijing Quanshi World Online Network Information Co Ltd.
Pemberitahuan itu diunggah di laman Lingkaran Konsensus Metaverse Asosiasi Komunikasi Seluler China.
Para ahli mengatakan upaya metaverse China tertinggal dari negara-negara seperti Amerika Serikat dan Korea Selatan, dengan alasan lebih sedikit investasi oleh raksasa teknologi domestik.
Tapi minat sudah mulai melonjak. Pada tahun lalu, lebih dari 1.000 perusahaan termasuk perusahaan raksasa seperti Alibaba Group Holding dan Tencent Holdings Ltd telah mengajukan sekitar 10.000 merek dagang terkait metaverse, menurut perusahaan pelacakan bisnis Tianyancha
Berita Terkait
-
Disney Tunjuk Mantan Petinggi Yahoo dan Apollo Group Kembangkan Metaverse
-
Raffi Ahmad Dan Nagita Slavina Kian Melebarkan Sayap di Bisnis Metaverse
-
Rans Entertainment Raffi Ahmad Garap Metaverse, Jual Tanah dan Karakter dalam Bentuk NFT
-
Gandeng WIR Group, BNI Siap Ekspansi Bisnis Digital di Metaverse Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Kades Curhat Harus Urus Kopdes hingga Program Lain Terabaikan, Ratusan Mahasiswa Geruduk DPRD DIY
-
Ars Longa: Generatio, Awal Trilogi ARTJOG Bicara soal Warisan Luka
-
Geger di Lintasan Mandiri Jogja Marathon, Insiden Marshal dan Ajudan Danrem Berakhir Damai
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang