Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 21 Februari 2022 | 19:13 WIB
pementasan wayang di Ponpes Ora Aji. (YouTube/Adara Nathania)

"Yang membesar-besarkan itukan orang-orang yang mencari keuntungan atau mencoba memancing di suasana seperti ini saja begitu. Ya dan kita sudah terbiasa gitu loh, katakanlah menurut beliau haram menurut saya tidak, ya kan itu sah-sah saja itu, salahnya dimana," terangnya

Dalam kesempatan ini, pria yang memiliki nama lengkap Miftah Maulana Habiburrahman itu meminta masyarakat untuk bisa menyikapinya secara lebih dewasa. Sehingga tidak mudah terpancing dengan perbedaan yang ada.

"Dan umat juga harus dewasa sama halnya ketika hukum merokok, muhammadiyah mengharamkan, NU memubahkan, kan ya biasa-biasa saja itu, salahnya dimana. Ada anggapan saya tidak suka dengan orang berjenggot. Loh darimana? Saya juga berjenggot, sama gitu loh. Cuma cara pandangnya yang berbeda. Jadi umat juga harus lebih dewasa bahwa memang perbedaan pendapat itu sah gitu loh," pungkasnya. 

Baca Juga: Gus Miftah Minta Masyarakat Lupakan Kontroversi Dorce Gamalama Semasa Hidup

Load More