SuaraJogja.id - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Yogyakarta menerima satu buah mobil pemadam dari Pabrik Mobil Damkar Karya Jaya Mandiri (Kajama) yang bertempat di Bogor, Jawa Barat.
Kepala Damkar dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat mengatakan bahwa kendaraan dengan kapasitas 3.000 liter ini difungsikan untuk penyemprotan disinfektan di sejumlah jalan protokol Jogja.
"Baru didatangkan pada Senin (21/2/2022), dan sudah kami gunakan untuk penyemprotan di beberapa wilayah Kota Jogja juga," ungkap Octo, dihubungi wartawan, Selasa (22/2/2022).
Ia menjelaskan, mobil damkar berpelat putih dengan nomor polisi F 909 XX tersebut sudah berada di halaman parkir Balai Kota Yogyakarta. Keunggulan armada ini mampu menyemprot 4 arah mata angin secara tetap dan 1 arah yang bisa diubah-ubah.
"Penyemprotan disinfektan oleh Kajama di jalan-jalan protokol masih dilakukan. Damkar kota melakukan back up juga dengan mobil tangki," ujar Octo.
Hingga kini, Octo menyatakan belum semua jalanan protokol disemprot disinfektan. Oleh karena itu, kendaraan Damkar milik Kajama itu bersiaga di Pemkot Yogyakarta untuk memudahkan mobilitas dan koordinasi.
"Penyemprotan desinfektan akan kita jadwalkan untuk dilakukan ke jalan protokol di Kota Pelajar nanti," kata dia.
Tindakan itu dianggap sebagai salah satu bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat Yogyakarta. Sebab saat ini DIY masih terjadi kenaikan angka penularan Covid-19 yang cukup tinggi.
"Kita tahu bahwa banyak kasus Covid-19 saat ini. Beberapa tempat juga tak lepas dari kemungkinan terjadinya penyebaran virus, maka dari itu ini juga upaya kami menghentikan penyebaran," ujar dia.
Baca Juga: Penampakan Rumah di Cianjur Rata Dengan Tanah Usai Kebakaran
Berdasarkan data sebaran Covid-19 di laman corona.jogjakota.go.id pada Selasa ini, kasus baru tercatat mencapai 430 orang. Jumlah warga atau pasien dalam pemulihan mencapai 3.989 pasien.
Untuk angka kesembuhan tercatat sebanyak 312 orang. Jumlah itu paling tinggi dibanding angka kesembuhan pada hari sebelumnya selama varian Omicron ini menyebar. Angka kematian pada Selasa, tercatat nihil
Berita Terkait
-
Penampakan Rumah di Cianjur Rata Dengan Tanah Usai Kebakaran
-
Kantor Kecamatan Cibatu Garut Terbakar, Pemadam Kebakaran Duga Ini Penyebabnya
-
Ini 5 Fakta Penangkapan AR, ASN Disdamkartan Bontang yang Tertangkap Karena Pakai Sabu dan Buat Basri Rase Kecewa
-
Ngeri! Lantai Rumah Warga Kota Bogor Keluarkan Asap
-
AR, Oknum ASN Disdamkartan Bontang Kantongi Sabu, Kepala Dinas Merasa Ditipu, Basri Rase Kecewa
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Penjualan Hewan Kurban di Sleman Lesu, Pedagang Keluhkan Penurunan Omzet
-
Petani Jogja Makin Terjepit! Biaya Angkut dan Karung Mahal Gegara BBM Naik, Kesejahteraan Merosot
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya