SuaraJogja.id - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki mampu berpaling dari Rusia atau pun Ukraina, demikian menurut penyiar NTV dan lainnya yang mengutip presiden pada Rabu.
Erdogan juga mengkritik upaya diplomasi Negara Barat dengan Moskow yang hanya menghasilkan sedikit kemajuan.
Berbicara kepada media dalam perjalanan pulang dari Afrika, Erdogan mengulangi tawarannya untuk menjadi mediator antara Rusia dan Ukraina.
Menurutnya, Turki yang merupakan anggota NATO dan yang menjalin hubungan baik dengan keduanya akan mengambil sebuah langkah yang tidak membahayakan hubungan bilateral mereka.
"Tidak mungkin bagi kami untuk meninggalkan kedua (negara)," katanya seperti dikutip sejumlah penyiar Turki.
Tujuan kami yaitu akan mengambil sebuah langkah yang, Insya Allah, kami menyelesaikan ini tanpa meninggalkan salah satunya."
Erdogan meminta Ukraina dan Rusia agar melanjutkan perundingan dan mengatakan NATO harus "menentukan sikapnya" setelah KTT pada Rabu.
Pengakuan Rusia atas dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur pekan ini langsung mengundang reaksi serta sanksi dari negara-negara besar Barat.
Turki yang berbatasan dengan Ukraina dan Rusia di Laut Hitam, pada dasarnya menentang sanksi tersebut, namun menyebut langkah yang diambil Rusia tidak dapat diterima.
Baca Juga: AS dan Uni Eropa Jatuhkan Sanksi terhadap Rusia atas Krisis Ukraina
Berita Terkait
-
Presiden Turki Erdogan dan Istri Positif Covid-19 Varian Omicron, Presiden China Sampaikan Simpati Mendalam
-
Presiden Turki Erdogan dan Istrinya Positif Terpapar Covid-19, Presiden Cina Kirim Ucapan Simpati
-
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Istrinya Terpapar Virus Omicron
-
Video Presiden Turki Recep Rayyip Erdogan Baca Al-Qur'an, Suara Merdunya Tuai Sorotan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi
-
BRI Umumkan Buyback Saham Hingga Rp500 Miliar Sesuai Ketentuan OJK
-
Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul
-
8 Orang Diperiksa dalam Kasus Dugaan Malapraktik, Dua Dokter RSUD Prambanan Dimintai Keterangan
-
Shafiyah Journey & Expo 2026 Bakal Hadir di Jogja: Jadi Ruang Terpadu Gaya Hidup Islami