SuaraJogja.id - Kelangkaan minyak goreng kemasan tak berdampak pada Mbah Tumi, yang sudah setengah abad membuat sendiri minyak goreng dari olahan blondo. Selain itu, BPJS menjadi syarat mengurus SIM juga menjadi persoalan, dan driver ojol mengatakan bahwa seharusnya pelayanannya saja yang ditingkatkan dulu. Di samping itu, Disdag DIY sedang menelusuri kasus pedagang pasar menjadi korban tying.
Sementara itu, Jepang menjatuhkan sanksi membekukan aset Rusia atas tindakannya di Ukraina. Di sisi lain, Mawar AFI mengunggah foto babysitter-nya, yang menikah dengan mantan suaminya. Simak di bawah ini lima berita SuaraJogja.id paling banyak dibaca pada Rabu (23/2/2022) kemarin:
1. Cerita Mbah Tumi yang Sejak Setengah Abad Silam Menggunakan Minyak Goreng Buatan Sendiri dari Olahan Blondo
Minyak goreng kemasan menjadi barang yang paling diburu oleh ibu rumah tangga terutama di Kabupaten Gunungkidul. Mereka rela menempuh puluhan kilometer untuk antri membeli minyak goreng. Meski terkadang tidak kebagian, namun mereka tetap saja berjuang mengantre.
Polemik mahal dan langkanya minyak goreng di masyarakat, ternyata tak berlaku bagi Mbah Tumi(70), warga Padukuhan Gedangsari, Kalurahan Baleharjo. Kapanewon Wonosari, Gunungkidul. Sosok perempuan ini tak merasakan mahalnya minyak goreng.
2. Driver Ojol: Daripada Urus SIM Harus Jadi Peserta BPJS, Lebih Baik Pelayanannya Ditingkatkan Dulu
Sejumlah driver ojek online (ojol) menyatakan tak setuju jika dalam memperpanjang SIM dan STNK harus melampirkan kartu BPJS Kesehatan. Hal itu juga membebani driver dengan pengeluaran yang lebih banyak.
Seorang driver ojol asal Jogja, Nanang (45) tidak setuju dengan kebijakan yang akan berlaku 1 Maret 2022 mendatang.
Baca Juga: Gara-gara Kabar Selingkuh, Mantan Suami Mawar AFI, Steno Ricardo Berhenti Sementara dari Bapak2ID
3. Tak Lagi Berlemah Lembut, Jepang Jatuhkan Sanksi Bekukan Aset Rusia karena Tindakannya di Ukraina
Jepang menjatuhkan sanksi terhadap Rusia atas tindakannya di Ukraina, kata Perdana Menteri Fumio Kishida, Rabu (23/2).
Dia menyebut langkah Rusia itu sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan Ukraina dan hukum internasional.
4. Pedagang Pasar Beringharjo Jadi Korban Tying, Disdag DIY: Sedang Kami Telusuri
Berita Terkait
-
Gara-gara Kabar Selingkuh, Mantan Suami Mawar AFI, Steno Ricardo Berhenti Sementara dari Bapak2ID
-
Kedelai Sampai Minyak Goreng Mahal, Kini Giliran Harga Daging Sapi di Bekasi Naik
-
Di Wilayah Lain Langka, di Balikpapan Stok Minyak Goreng di Klaim Aman, Tapi Harga Tinggi Banyak Ditemukan, Di mana?
-
Mawar AFI Ngaku Dipaksa Mantan Suami Tanda Tangan Pernyataan Selingkuh
-
Pedagang Pasar di Ciamis Dapat Guyuran 8 Ribu Liter Minyak Goreng Curah
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Muhammadiyah Tegas Minta KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi BNPB
-
Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan jadi Tanda Peradaban Kita Belum Akil Balig
-
75 Persen Responden Stres Hadapi Kebijakan Prabowo, Haedar Nashir Desak Pemerintah Berbenah
-
Film Empat Musim Pertiwi: Saat Realitas Penyintas Kekerasan Seksual Bertemu Fiksi Sinematik