Scroll untuk membaca artikel
Risna Halidi
Senin, 28 Februari 2022 | 06:20 WIB
Sasando merupakan salah satu alat musik tradisional dari Nusa Tenggara Timur. Alat musik ini sangat unik dan berbeda dengan alat musik lainnya yang lebih dulu ada (Instagram/@rafauzi4399)

SuaraJogja.id - Alat musik Sasando berasal dari Nusa Tenggara Timur, atau NTT. Alat musik ini tepatnya berasal dari pulau Rote, NTT.

Hal yang unik, alat musik Sasando ini memiliki sejarah yang mungkin belum banyak diketahui orang. Sebelum kita membahas lebih lanjut alat musik Sasando, kita ketahui dulu bagaimana sejarah alat musik tradisional ini.

1. Sejarah Sasando
Sejarah alat musik Sasando berasal dari cerita yang berkembang dari masyarakat yang menceritakan bahwa awalnya seorang pemuda bernama Sangguana terdampar di pulau Ndana.

Pemuda itu jatuh cinta pada seorang putri dari raja dan sang raja mengetahui jika Sangguana jatuh cinta pada putrinya.

Baca Juga: Cara Memainkan Alat Musik Kecapi Beserta Fungsi Kecapi

Alat Musik Tradisonal Sasando dari NTT

Mengetahui hal tersebut sang raja pun memberikan syarat pada Sangguana untuk membuat alat musik yang berbeda dari lainnya.

Suatu ketika Sangguana bermimpi melihat alat musik dengan suara yang indah dan merdu.

Dari situlah Sangguana membuat Sasando, dan sang raja menyukai alat tersebut dan akhirnya sang putri menikah dengan Sangguana.

Bila dilihat dari artinya, Sasando merupakan asal kata dari bahasa Rote yaitu 'sasandu' yang mempunyai arti 'bergetar' atau 'berbunyi'.

Sasando sering dimainkan sebagai pengiring nyanyian, syair, tarian tradisional serta menghibur keluarga yang berduka.

Baca Juga: Cara Memainkan Alat Musik Kolintang Mirip Seperti Gamelan

2. Bentuk Sasando
Sasado memiliki bagian utama berbentuk tabung panjang yang yang terbuat dari bamboo. Pada bagian tengah alat musik ini berbentuk melingkar dari atas ke bawah.

Load More